Pulang Urus Akta dan KTP Warga, Pengendara Ini Jatuh di Jalan Tol, Tersangkut Tali Layangan

Proses evakuasi korban pengendara yang terjatuh di jalan tol akibat tersangkut tali layangan
Proses evakuasi korban pengendara yang terjatuh di jalan tol akibat tersangkut tali layangan
125 Melihat

MANGUPURA, POS BALI – Pengendara sepeda motor Wayan Jabut Selasa (6/10), mengalami luka lecet karena terjatuh di jalan tol Bali Mandara akibat benang layang-layang membentang di tengah jalan.

Public Relations & Community Development Senior Officer PT Jasa Marga Bali (JBT) Putu Gandhi Ginantra dikonfirmasi via telepon menerangkan kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Dimana pengendara yang merupakan warga Nusa Du mengendarai sepeda motor matic dengan nomor polisi DK 4606 FAN.

Saat ia melintas di jalur sepeda motor dari arah pintu masuk tol titik Benoa menuju Nusa Dua, pada km 3,800 ia mengalami hilang kendali akibat kaget ada benang layang-layang yang membentang di jalan. “Jadi yang bersangkutan kaget melihat ada benang layang-layang yang membentang di jalan. Korban mengalami luka lecet-lecet dan sudah dibawa ke RS Surya Husada Nusa Dua untuk mendapatkan penanganan,”terangnya.

Beruntung saat kejadian kondisi lalulintas di lokasi tidak ramai. Sehingga pengendara yang berada di belakangnya langsung bisa menghindar dan memberikan pertolongan kepada korban yang terjatuh. Berselang beberapa menit setelah kejadian petugas tol kemudian mendatangi lokasi kejadian dan memberikan pertolongan awal kepada korban.

Kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi di jalan tol Bali Mandara. Sebab sebelumnya juga beberapa kali terjadi, bahkan layang-layang berukuran besar juga sempat tersangkut dan akhirnya diturunkan oleh petugas tol. “Kami harap jangan sampai ada masyarakat menaikan layanan di sekitaran jalan tol, bandara maupun dekat dengan Gardu listrik, sebab fasilitas itu sangat vital keberadaannya,”imbaunya sembari mengaku pihaknya juga mengerahkan patroli jalan tol untuk melakukan observasi dan pemantauan.

Dikonfirmasi terpisah,  korban Wayan Jabut menceritakan,  ia melintas di Jalan Tol Bali Mandara setelah pulang mengurus akta dan KTP warga di Puspem Badung. Ia memilih lewat tol untuk mempersingkat perjalanan karena ia ke Kantor Lurah Benoa untuk mengikuti rapat bersama Panwaslu.  “Untung saja bukan leher saya yang tersangkut, tapi kendaraan saya yang tersangkut tali layangan yang melintang di tengah jalan,” kata Wayan Jabut yang juga tokoh Lingkungan Banjar Sawangan Kelurahan Benoa.

Saat kejadian ia tak melihat ada tali layangan dan sama sekali tak menduga akan adanya tali layangan yang melintang di jalan tol. “Menurut saya tidak ada yang perlu disalahkan dalam insiden itu, karena itu memberikan pelajaran bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. Tapi evaluasi harus tetap dilakukan, saya berharap agar pihak tol lebih menggiatkan lagi patroli. Sehingga jika ada hal semacam itu, bisa segera ditindaklanjuti. Apalagi sekarang ini memang lagi musim bermain layangan,” katanya mengingatkan.gay/pol

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.