Proyek di Bawah Tegangan Tinggi, PUPR Badung Abaikan Aspek Keselamatan

1,022 Melihat
Imbauan yang terpasang disekitar proyek


MANGUPURA, POS BALI – Imbauan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima meter baik vertikal maupun horizontal dari tegangan tinggi tak diindahkan oleh pekerja proyek jalan di Kawasan Puspem Badung. Bagaimana tidak, pembangunan jalan yang merupakan akses ke Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala berada tepat di bawah tegangan 15.000 volt. Kendati demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengklaim masih aman.


“Aman. Sama dengan yang di depan PU sekarang ini di bawah arus tegangan tinggi. Juga di depan parkir puspem,” kata Kadis PUPR Badung, Ida Bagus Surya Suamba, Senin (23/9).

Kedepannya radius berbahaya itu tidak hanya menjadi akses, tapi juga menjadi lokasi parkir kendaraan bila nanti ada event di Balai Budaya Giri Nata Mandala tersebut. Surya Suamba menyebutkan kapasitat parkir yang terletak di sebelah timur Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) itu nantinya bisa menampung 362 unit kendaraan roda empat. Hal ini guna menunjang operasional balai budaya yang baru diresmikan 14 September lalu. “Daya tampungnya 362 kendaraan roda empat,” katanya.


Sementara berdasarkan pantauan di lokasi, sedang berlangsung pemasangan tiang lampu berikut instalasinya. Terlihat lula eksavator dan truk yang tengah memadatkan kerikil di atas lahan. Kapan target selesai? Surya Suamba mengatakan Oktober mendatang, sesuai kontrak. Mengenai anggaran yang disedot, mencapai Rp 20 miliar. “Itu menjadi satu dengan penataan taman balai budaya,” ujarnya. 020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.