Program Kampus Mengajar, Tujuh Mahasiswa STIKOM Bali Lulus

Foto: Dua dari tujuh mahasiswa ITB STIKOM Bali yang lulus Program Kampus Mengajar, Made Puri Adnyani Mahadewi dan Ketut Adi Mardana
116 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Sebanyak tujuh mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali lulus seleksi peserta program Kampus Mengajar Angkatan I tahun 2021 untuk mendukung Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Para mahasiswa tersebut, semuanya angkatan tahun 2018, dari Program Studi Sistem Informasi.

Rektor ITB STIKOM Bali, Dadang Hermawan bangga dengan prestasi mahasiswanya ini. Tak hanya itu, pihaknya mengapreasisasi program Kampus Merdeka dari Kemendikbud RI itu. Kata dia, khusus untuk perguruan tinggi bidang teknologi informasi (TI) di Bali, hanya mahasiswa ITB STIKOM Bali yang lulus seleksi program ini.

“Sebagai kampus TI, mahasiswa kami memang sudah terbiasa dengan dengan pola pembelajaran baik secara daring maupun luring, sehingga saya yakin mahasiswa kami tidak akan canggung ketika diterjunkan membimbing adik-adiknya di sekolah dasar,” kata Dadang Hermawan saat ditemui di kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Senin (22/03).

Dadang Hermawan yang juga Ketua Kerja Sama Antar Peguruan Tinggi TI se-Indonesia ini menambahkan, untuk menindaklanjuti surat dari Ditjen Pendidikan Tinggi, pihaknya sudah menunjuk seorang dosen koordinator program aktivitas Kampus Merdeka di ITB STIKOM Bali.

Untuk diketahui, sesuai Surat Tugas Nomor: 1498/EI/DI.00.00/2021 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI tertanggal 20 Maret 2021 yang ditandatangani oleh Sekretaris Ditjen Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani, ke-7 mahasiswa tersebut sudah mulai melaksanakan aktivitas mengajar selama tiga bulan per 22 Maret – 25 Juni 2021 di sekolah dasar (SD) yang ditentukan oleh Kemendikbud RI.

Dalam surat tersebut, tertulis bahwa Program Kampus Mengajar ini dirancang guna membantu kesulitan belajar yang dialami para peserta didik tingkat sekolah dasar, baik secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan). Secara nasional Program Kampus Mengajar ini melibatkan 14.621 mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Dalam rangka mendukung Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dan membantu sekolah terdampak pandemi Covid 19, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI melaksanakan Program Kampus Mengajar Angkatan I Tahun 2021 dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk menjembatani kesulitan belajar di sekolah dasar baik secara daring maupun luring,” kata Paristiyanti Nurwardani, Sekretaris Ditjen Pendidikan Tinggi dalam surat tersebut.

Sementara itu, untuk tujuh mahasiswa yang lulus, yaitu Deni Alfian Bouk mengajar di SD Inpres Oeniupsai, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Kadek Endra Adi Sastrawan di SD No. 5 Sepang, Kabupaten Buleleng (Bali), Kadek Yunita Maharani di SD No. 5 Sepang, Kabupaten Buleleng (Bali), Ketut Adi Mardana di SD Mustika Denpasar (Bali), Made Puri Adnyani Mahadewi di SD Hainan School Denpasar (Bali), Ni Putu Riskina Suda Asvini di SD Bina Tunas Denpasar (Bali), dan I Putu Gede Januar Ekaputra di SD Sanur Independent School, Denpasar (Bali). 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.