Posko PPDB SMA/SMK Diserbu Warga, Pertanyakan Jalur Zonasi

418 Melihat


DENPASAR, posbali.co.id – Sejak dibuka 10 Juni 2019 lalu, Posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali, Renon, Denpasar melayani rata-rata hampir 60 orang per hari.


Dari pantauan di Posko PPDB, Kamis (27/6), kedatangan para orang tua siswa itu untuk mempertanyakan informasi seputar PPDB. Bahkan ada juga orang tua siswa yang protes, karena anaknya tidak mendapat sekolah favorit akibat sistem zonasi. Selain itu, juga ada laporan tentang adanya dugaan surat domisili palsu. 


“Anak saya juara satu terus, dan kini mau mencari sekolah favorit di SMAN 1 Denpasar, karena hanya di sana yang langsung bisa untuk melanjutkan ke kedokteran. Tapi karena zonasi, anak saya tidak dapat di sana. Lalu saya harus bagaiamana?” tanya orang tua siswa kepada petugas. 


Petugas pun mencoba memberikan pengertian terkait PPDB seusai Permendikbud Nomor 51 tahun 2018. “Kami hanya menjalankan tugas. Sekarang itu tidak ada sekolah favorit, tergantung anak. Sekolah swasta pun kalau anak itu pintar bisa melanjutkan ke kedokteran,” kata salah seorang petugas Posko. 


Semenatara itu, pengakuan pasangan suami isteri I Made Soni didampingi isterinya Yohana, sudah duakali menanyakan informasi PPDB untuk jalur zonasi. “Saya meminta informasi agar tidak salah nanti untuk mendaftar anak saya,” kata pasangan yang tinggal di Kebo Iwa, Denpasar Barat ini.


Kasi PPTP Anak Agung Rai Sujaya mengatakan, seluruh keluhan orang tua siswa dilayani dalam Posko ini, sesuai dengan kewenangannya. “Kami mencoba memberi pengertian kepada para orang tua siswa yang datang terkait PPDB,” kata Gung Rai kepada POS BALI.


Menurutnya, seluruh keluhan itu dicatat dan dilaporkan ke pimpinan. “Sejak dibuka hingga Kamis ini, kurang lebih kami melayani 500 orang tua siswa. Mereka kebanyakan datang menanyakan juknis zonasi,” sebutnya seraya mengatakan, posko ini juga buka pada hari Sabtu. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.