Positif Bertambah Disumbang dari Petugas KPPS, Satgas Ingatkan Pesan Ibu 3M

Made Rentin
Made Rentin
160 Melihat

DENPASAR, POS BALI – Perkembangan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Kamis (26/11) kemarin kembali mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 111 orang terdiri dari 109 orang melalui transmisi lokal dan dua dari Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). “Untuk kabar baiknya, sembuh sebanyak 50 orang, sedangkan kabar duka meninggal dunia bertambah lima orang,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Denpasar.

Menurut dia, adanya tambahan kasus tersebut, maka jumlah kasus secara kumulatif untuk terkonfirmasi positif menjadi 13.648 orang, sembuh 12.376 orang (90,68%), dan meninggal dunia 423 orang (3,10%). “Kasus aktif per hari ini (kemarin-red) menjadi 849 orang (6,22%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” imbuhnya.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini menambahkan, pengendalian dan pencegahan Covid-19 ini adalah tanggung jawab bersama. “Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” ujarnya.

Pihaknya juga mengingatkan tentang pesan ibu “terapkan 3M”, yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain. “Tetaplah waspada dan patuh  jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin mengatakan, tambahan terkonfirmasi positif ini terjadi setelah pihaknya melakukan evaluasi dan monitoring ke tingkat bawah ke Satgas kabupaten/kota. “Penambahan positif terpokus kepada enam kabupaten/kota yang akan melakukan Pilkada serentak. Di mana ribuan petugas KPPS yang dilakukan rapid tes secara massal. Kita bisa melihat di Kota Denpasar, ribuan hasil tes rapid reaktif. Kendatipun belum terindikasi positif covid, tetapi sesaui protap maka dilakukan tahap selanjutnya, yakni pengambilan Swab,” tuturnya.

Hasilnya, lanjut dia, di beberapa titik di enam kabupaten/kota itu, ditemukan hasil Swab positif. “Di awali dari Jembrana, Tabanan, Kota Denpasar dan Badung, kami temukan puluhan petugas KPPS yang hasil swabnya positif. Tentu konsekuensinya sesuai dengan kesepakatan dengan KPU, maka ketika ada petugas penyelenggara pemilu positif hasil Swab, dan bahkan reaktif hasil rapid saja sudah boleh dilakukan penggantian petugas. Harapannya adalah mereka yang terindikasi dari hasil rapid reaktif, disuruh melanjutkan tugas penyelanggaran pemilu, kami khawatir akan muncul klaster baru,” bebernya.

Seusai arahan Satuan Tugas pusat yang menekankan agar tidak terjadi klaster pilkada, pihaknya di daerah melakukan penegasan dengan melakukan upaya antisipasi, sehingga tidak muncul klaster Pilkada di enam kabupaten/kota ini. “Langkah awal untuk mencegah itu, kami melakukan rapid tes kepada KPU terlebih dahulu, kemudian berlanjut ke PPK, PPS, dan terakhir kami melakukan secara massif kepada petugas di tingkat TPS dan KPPS, termasuk petugas keamanan,” tuturnya.

Lanjut dia, hasilnya tertinggi ada di Jembrana sebanyak 37 orang, kemudian disusul Tabanan, Badung, Kota Denpasar. “Angkanya puluhan itu hasil Swab. Kami pun melakukan tracking sesuai protap satu berbanding minimal 20 orang. Untuk yang positif dilakukan karantina. Karena mereka tidak menunjukkan gejala maka dilakukan karantina di hotel. Jadi sesuai protap, setelah tiga hari kami lakukan swab, dan jika hasilnya negatif maka dilanjutkan dikarantina di rumah,” pungkasnya. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.