PON XX Resmi Ditutup; Jabar Juara Umum, Bali Raih Posisi 5 Besar

Sekda Aceh Taqwallah (kiri) menerima bendera PON dari Ketum KONI Marciano Norman (kedua kiri) pada penutupan PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (15/10/2021) malam. PON XXI akan digelar di dua provinsi yakni Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.
611 Melihat

PAPUA, posbali.co.id – Sampai penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 hingga Jumat (15/10/2021) malam, Jawa Barat (Jabar) bertengger di puncak klasemen medali. Yang membanggakan, Bali berhasil melejit ke posisi 5 besar, jauh melampaui capaian pada PON XIX 2016 di Jawa Barat—yang hanya meraih posisi ke-8.

Melansir laman resmi PON XX Papua, kontingen Jawa Barat meraih 133 emas, 105 perak, dan 115 perunggu. Menyusul posisi kedua DKI Jakarta 111 emas, 91 perak, dan 99 perunggu. Jawa Timur di posisi ketiga hanya terpaut sedikit dari DKI Jakarta dengan perolehan 110 emas, 89 perak, dan 88 perunggu.

Posisi keempat tuan rumah Papua dengan perolehan 93 emas, 66 perak, dan 102 perunggu. Walau perolehan medali terpaut jauh dengan tuan rumah Papua, masyarakat Pulau Dewata patut bangga karena mampu ‘mengunci’ posisi kelima dari saingannya Jawa Tengah. Bali meraih 28 emas, 25 perak, dan 53 perunggu. Dikuntit ketat oleh Jawa Tengah di posisi keenam dengan perolehan 27 emas, 47 perak, dan 64 perunggu.

10 Besar Klasmen Akhir PON XX/2021 Papua.

Sementara itu, Papua secara resmi menyerahkan tongkat estafet pelaksanaan PON kepada Aceh dan Sumatera Utara yang bakal menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Tanah Air selanjutnya pada 2024 mendatang. Bertempat di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/10/2021) malam, sebelumnya dilakukan penurunan bendera PON yang menandai berakhirnya PON Papua diiringi dengan lagu “Bagimu Negeri”.

Setelah itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, didampingi Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda, mengembalikan bendera PON kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat, Marciano Norman. Kemudian Marciano menyerahkan bendera PON kepada perwakilan dari Aceh dan Sumatera Utara yang bakal menjadi tuan rumah PON XXI.

Marciano lebih dulu menyerahkan bendera PON kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, yang mewakili Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah. Setelah itu Marciano juga memberikan tongkat estafet tuan rumah PON kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Usai prosesi penyerahan bendera PON kepada tuan rumah 2024, Aceh menampilkan tarian Ratoh Duek, sedangkan dari Sumatera Utara mempertotonkan tarian adat khas Nias, Karo, Toba.

PON XXI bakal bergulir untuk kali pertama di dua provinsi. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menpora Nomor 71 Tahun 2020 tentang penetapan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah pelaksana Pekan Olahraga Nasional XXI tahun 2024. dbs

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.