Polsek Senggigi Cokok Pelaku Pemerasan di Pantai Kerandangan

1,135 Melihat

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Nama baik kawasan wisata Pantai Kerandangan Desa Senggigi Lobar tercoreng. Bagaimana tidak,  pihak Polsek Senggigi wilayah hukum Polres Lobar berhasil menangkap salah seorang pelaku pemerasan terhadap wisatawan lokal di kawasan Pantai Kerandangan pada Minggu (17/11) lalu.

Pelaku pemerasan di Pantai Kerandangan diamankan pihak Polsek Senggigi

Kasubag Humas Polres Lobar Iptu I Ketut Sandiarsa seijin Kapolres Lobar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/11) menyampaikan bahwa Tim Opsnal Polsek Senggigi telah mengamankan pelaku pemerasan berinisial EMI (28) yang merupakan warga Dusun Kerandangan Senggigi atas dugaan kasus pemerasan. Adapun korbannya adalah seorang mahasiswa atas nama Ocky Putra Ryanoto asal Dusun Karang Bongkot Labuapi. “Kejadiannya pada Sabtu (Malam Minggu) pukul 20.00 WITA,” ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan jajaran Polsek Senggigi

Adapun kronologis kejadiannya, lanjut Sandiarsa, Pada Sabtu (16/11) lalu korban tengah berada di kawasan Pantai Kerandangan bersam teman wanitanya. Namun tiba-tiba datang seorang laki-laki tak dikenal datang dan tanpa Tedeng Aling Aling langsung masuk ke dalam mobil dan duduk dibalik kemudi dan mengancam korban. “Kalau kamu mau aman berikan saya uang tapi kalau tidak, kamu akan saya bawa ke kantor Desa untuk di sidangkan dan diadili masyarakat,” ujar Sandiarsa meniru perkataan pelaku.

Pelaku, sambungnya, meminta uang sebesar Rp 2.800.000,  X  6  karena menurut pelaku temannya ada 6 orang. Karena merasa takut korban menyerahkan uang sebesar Rp. 500.000, karena uang itu tidak cukup  maka korban memberikan anting dan cincin emas pacarnya. Karena masih kurang pelaku memaksa lagi, maka diberikn Hp milik korban, masih dirasa kurang korban lantas memberikan Kartu ATM miliknya dimana pada waktu itu di ATM-nya korban hanya berisi saldo Rp 1.500.000.

Tetapi pelaku tetap memaksa untuk ditambah uangnya kalau tidak akan di bawa ke kantor desa. Akhirnya korban meminta tolong temannya untuk mentransfer uang ke nomor rekeningnya maka dikirimlah oleh temannya korban sebesar Rp. 4.000.000,-  setelah itu  lalu diberikn ATM bersama dengan nomor PIN miliknya ke pelaku.

Tak terima atas perlakuan itu, korban pun lantas melaporkan ke Polsek Senggigi. Mendengar laporan tersebut tim opsnal Polsek Senggigi dipimpin  langsung oleh Panit I Reskrim Polsek Sengigi Ipda I Putu Sastrawan melakukan penyelidikan di TKP untuk mencari dan menemukan sesuai dengan ciri-ciri yang dijelaskan oleh korban. “Akhirnya tim berhasil mendapat informasi dan mengidentifikasikan pelaku, pada Minggu (17/11) sekitar pukul 03.00 wita Tim opsnal bersama unit Intel melakukan penggerebekan di rumah pelaku dan berhasil menangkap pelaku bersama dengan Barang Buktinya, dan setelah dilakukan introgasi pelaku mengaku bahwa ia telah melakukan pemerasan,” paparnya.

Atas perbuatannya, pelaku di tahan di rumah tahanan Polsek Senggigi, dengan dugaan melakukan Pelanggaran Tindak Pidana  pemerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 dan atau 369 KUHP dgn ancaman hukuman penjara  kurungan maksimal 7 tahun. “Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 15.000.000, ( lima belas juta rupiah),” tutupnya. 033

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.