Polsek Pupuan dan Busungbiu Bubarkan Balapan Liar

Polsek Pupuan, Tabanan, dan Polsek Busungbiu, Buleleng, membubarkan aksi balapan liar di Jalan Raya Bantiran-Kemoning, Rabu (11/11).
495 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Polsek Pupuan, Tabanan, dan Polsek Busungbiu, Buleleng, bersinergi membubarkan aksi balapan liar yang selama ini meresahkan masyarakat pengguna jalan di Jalan Raya Bantiran-Kemoning. Kedua jajaran polsek bertetangga itu pun melakukan razia di sepanjang jalan yang jadi rute balapan liar, Rabu (11/11).

Kapolsek Pupuan AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan, mengatakan, pembubaran aksi balapan liar di lokasi tersebut untuk menindaklanjuti laporan keresahan masyarakat. “Lokasi balapan liar yang dilakukan sejumlah anak muda tersebut berada di dua wilayah hukum, yakni di wilayah hukum Polsek Pupuan dan Polsek Busungbiu,” ujar Agus, yang saat itu juga bersama Kapolsek Busungbiu AKP I Gede Budiarta.

Saat polisi melakukan penyisiran di sepanjang jalan yang menjadi rute balapan liar, beberapa anak muda yang diduga akan ikut balapan langsung dihadang, sekaligus mendapatkan peringatan dari petugas.

“Masyarakat di wilayah Desa Bantiran (Pupuan) dan Banjar Kemoning, Desa Puncaksari (Busungbiu) mengaku merasa sering terganggu dengan aktivitas para remaja yang suka kebut-kebutan motor atau balapan liar di jalan raya. Mereka melakukan aksi tersebut pada waktu malam maupun siang hari,” ujar Agus.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian juga masih menemukan pengendara motor yang tidak menggunakan masker pada masa pandemi Covid-19. Polisi pun dengan tegas minta kepada warga yang tidak mengenakan helm dan masker untuk balik pulang.

“Kami tidak hanya membubarkan aksi balapan liar, namun juga menindak warga yang tidak memakai masker. Hal itu kami lakukan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga ini juga sebagai antisipasi untuk memutus penyebaran Covid-19,” pungkas Agus. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.