Pilkada Usai, Masyarakat Bangli Diajak Kembali Bersatu

Plh Ketua KPUD Bangli, I Gede Roy S., menyerahkan hasil keputusan pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati Bangli terpilih Sang Nyoman Sedana Arta-Wayan Diar.
96 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih Pilkada Bangli 2020 dilangsungkan di kantor KPU Bangli, Sabtu (23/1/2021). Sang Nyoman Sedana Arta sebagai calon Bupati terpilih pada kesempatan itu mengajak masyarakat Bangli untuk kembali Bersatu usai Pilkada.

Dalam pleno itu, hadir Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna; Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; Kapolres Bangli, AKBP IGA Dhana Aryawan; Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana; dan paslon Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar. Calon Bupati nomor urut 1, I Made Subrata, tidak hadir. Yang datang hanya calon Wakil Bupati, Ngakan Made Kutha Parwata.

Pleno tersebut mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel TNI/Polri, dan dijalankan dengan penerapan protokol kesehatan tak kalah ketat. Sebab, dua dari lima komisioner KPU Bangli, Kadek Adiawan dan Gede Pertama Pujawan sebagai Ketua KPU Bangli, terkonfirmasi positif Covid-19. Pleno dipimpin Plh Ketua KPU, Gede P. Roy Suparma, didampingi dua komisioner lainnya.

Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar mengapresiasi seluruh pengampu kepentingan yang bekerja serius dalam pesta demokrasi ini, meski di tengah pandemi Covid-19. Begitu pula partisipasi masyarakat Bangli untuk menyukseskan Pilkada Bangli. Kata dia, setelah penetapan ini tidak ada lagi faksi partai politik maupun tim sukses. Sekarang seluruh komponen masyarakat harus kembali bersatu membangun Bangli. “Saling bahu membahu, gotong royong dan bekerja sekeras-kerasnya untuk kemajuan Bangli yang kita cintai bersama. Juga demi kesejahteraan kita semua,” ajaknya.

Terkait tidak hadirnya Made Subrata, Ngakan Kutha Parwata menyebut karena sedang ada kegiatan keagamaan. “Memang tidak ada konfirmasi, tapi beliau sedang ada acara adat,” sebutnya tanpa menjelaskan lebih jauh.

Selain tidak ada menggugat hasil perolehan suara, Parwata mendaku mengapresiasi penyelenggara atas komitmen dan kinerjanya, sehingga tahapan Pilkada berjalan dengan baik. “Kami mengapresiasi penyelenggara, Pemkab Bangli serta Polres Bangli dan Kodim 1626/Bangli dari sisi keamanan,” sambungnya.

Politisi asal Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku ini mengingatkan paslon terpilih dapat menjalankan visi-misi yang sebelumnya ditawarkan. Semua itu menjadi catatan masyarakat Bangli, dan komitmen membangun harus ada untuk dijalankan.

Roy Suparman berujar, paslon urut 1, Made Subrata-Ngakan Kutha, yang diusung Partai Golkar dan Nasdem memperoleh 64.480 suara. Sementara paslon urut 2, Sedana Arta-Wayan Diar yang diusung PDIP, Partai Demokrat, Gerindra, PKP dan juga Hanura mendapat 88.422 suara atau 57,83 persen.

Proses selanjutnya adalah pengajuan usulan untuk pelantikan paslon terpilih. “Kami sudah koordinasi dengan Ketua DPRD Bangli. Proses pengusulan pelantikan melalui DPRD Bangli, kemudian diteruskan ke Mendagri melalui Gubernur Bali,”katanya.

Terkait penandatangan SK Penetapan, Gde Roy menyebut dokumen akan dibawakan ke Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, yang saat ini masih menjalani isolasi. Nantinya dibuatkan salinan, yang akan diserahkan ke paslon maupun partai pengusung.

Kapolres Dhana Aryawan menimpali, untuk pengamanan pleno penetapan diturunkan 145 personel. “Sejauh ini prokes berjalan baik. Hasil koordinasi sebelumnya, peserta pleno juga dibatasi dan telah melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.