Periode Kedua Jadi Perbekel, Agung Cahyadi Tingkatkan Potensi Desa

Anak Agung Ngurah Gede Cahyadi
Anak Agung Ngurah Gede Cahyadi
400 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Anak Agung Ngurah Gede Cahyadi, SH kembali terpilih menjadi Perbekel Desa Dangin Puri Kaja, Kota Denpasar. Dalam periode kedua kepemimpinannya, ia ingin meningkatkan potensi-potensi yang ada di setiap banjar melalui kegiatan pemberdayaan untuk menuju kesejahteraan masyarakat.

“Dalam pilkades bulan Oktober 2019 lalu, titiang diberi kepercayaan lagi oleh masyarakat untuk memimpin desa enam tahun ke depan. Apa yang menjadi potensi desa titiang akan coba gali. Karena tiang lihat di fisik sudah banyak sudah selesai, sekarang mulai meningkatkan pemberdayaan,” kata Agung Cahyadi ditemui di kantor desa setempat, belum lama ini.

Dalam periode pertama lalu, banyak pembangunan infrastruktur yang telah rampung dikerjakan. Termasuk pembangunan Kantor Desa Dangin Puri Kaja. Menurutnya, pembangunan kantor desa ini memang menjadi misi kepemimpinannya periode pertama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam periode kedua, pihaknya akan melanjutkan program-program yang belum terlaksana.

Agung Cahyadi menjelaskan, APBDes yang dikelola Dangin Puri Kaja setiap tahunnya mencapai Rp7 miliar lebih. Menurutnya, penggelontoran dana yang cukup besar ini perlu kehati-hatian dan perlu banyak koordinasi dengan instasi terkait. “Kondisi infrastruktur ada yang di desa, itu sebagian merupakan kewenangan pemerintah kota sehingga kami sangat berhati-hati di dalam menganggarkan biar tidak terjadi kesalahan,” ujarnya.

Lebih jauh Perbekel mengatakan, adapun pemberdayaan yang akan dilakukan antara lain meningkatkan potensi seni budaya dan potensi usaha kecil dan menengah (UMKM). Pemerintah Desa Dangin Puri Kaja akan menggenjot pembinaan dan pelatihan terkait bidang tersebut. Keberdaaan Festival Puputan Badung yang digelar setiap tahun di Banjar Tainsiat akan menjadi wahana mendukung peningkatan seni budaya dan UMKM.

“Dalam Festival Puputan Badung kami akan munculkan potensi yang ada di setiap banjar. Festival ini rencananya akan diserahkan kepada LPM untuk mengkemasnya dengan terobosan baru sehingga penyelenggaraannya semakin meningkat,” kata Agung Cahyadi.

Perbekel Dangin Puri Kaja juga akan melakukan pendataan usaha pie susu yang ada di bilangan Jalan Nangka Selatan dan sekitarnya. Menurutnya, keberadaan usaha pie susu di wilayah ini sudah terkenal sejak lama dan kian menggeliat lima tahun belakangan. Hal ini merupakan potensi yang perlu digarap sehingga bisa menjadi ikon oleh-oleh dari desa setempat.

“Ketika hari liburan sekolah, hari libur keagamaan seperti hari raya Lebaran dan Natal, pasti Jalan Nangka Selatan macet karena banyaknya wisatawan mencari oleh-oleh pie susu. Di seputaran Nangka Selatan ada sekitar 10 toko pie susu. Belum lagi usaha produksi rumahan pie susu yang ada di gang-gang sekitarnya,” paparnya.

Agung Cahyadi juga akan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Salah satu inovasi yang akan dilakukan adalah menggerakkan tim medis yang terdiri dari sejumlah dokter turun ke masing-masing banjar melakukan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. “Mudah-mudahan enam tahun ke depan pembangunan desa bisa lebih baik,” tutupnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.