Percepat Proses Produksi, UMKM “Setan Bali” Terima Bantuan Teknologi Tepat Guna

UMKM Setan Bali terima bantuan teknologi tepat guna dari Univesritas Dhyana Pura
UMKM Setan Bali terima bantuan teknologi tepat guna dari Univesritas Dhyana Pura
522 Melihat

DENPASAR, POS BALI Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, UMKM (usaha mikro kecil menengah) di Bali juga terdampak. Hal itu ditandai dengan rendahnya daya beli masyarakat yang menyebabkan income UMKM juga berkurang.

“Tak hanya sektor pariwisata terdampak pandemi Covid-19. Usaha mikro kecil juga kena dampaknya.Pendapatan UMKM berkurang akibat lemah daya beli masyarakat. Untuk itu pengusaha kecil perlu dibantu teknologi dan aplikasi sehingga memudahkan produksi dan pemasaran,”kata I Gusti Ayu Wita Kusumawati dosen dari Universitas Dhyana Pura, Minggu (20/6).

Melalui Program Kemitraan Masyarakat olahan ubi ungu di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan yang merupakan Hibah Kemenristekdikti tahun 2021, Universitas Dhyana Pura (Undhira) memberi bantuan alat teknologi tepat guna dan aplikasinya pada UMKM Sele Tangi Bali (Setan Bali) pada hari Minggu (20/6/21).

UMKM Setan Bali menjual produk klepon dan pukis yang terbuat dari ubi ungu. Dalam bahasa Bali, sele berarti ubi sedangkan tangi berarti ungu. Olahan tradisional ini biasanya digunakan pada rapat-rapat instansi dan upacara adat seperti acara perkawinan.  Klepon ubi ungu memiliki rasa yang tak kalah dengan klepon Tanah Lot.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Dhyana Pura, terdiri dari I Gusti Ayu Wita Kusumawati, S.Si., M.Sc, Ni Wayan Nursini, S.TP., MP, Putu Wida Gunawan, S.Si., M.Cs dan Ida Bagus Agung Yogeswara, S.TP., M.Sc serta dibantu dua mahasiswa Ni Luh Putu Rosiana Dewi dan Ni Putu Tari Susantika.

Ketua Tim Gusti Ayu Wita Kusumawati memaparkan UMKM Setan Bali membutuhkan teknologi tepat guna yang dapat mempercepat proses produksi sehingga dapat mengurangi biaya produksi. “UMKM Setan Bali tetap dapat mempertahankan kualitas produk meskipun harga bahan baku naik”,  kata Wita.

Pada kegiatan ini,  tim PKM memberikan bantuan alat berupa mesin perajang ubi, cabinet dryer mengeringkan ubi ungu, alat penepung, timbangan digital dan ayakan tepung berukuran 60 dan 80 mesh.   “Pemberian alat-alat ini diharapkan dapat mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi serta omzet bagi UMKM Setan Bali,” kata Wita.  “Dengan bantuan ini proses produksi menjadi cepat dan meringankan beban kerja kami”, timpal Anak Agung Sagung Bintang Sri Utami Dewi, pemilik UMKM Setan Bali.

“Saya sangat berterimakasih dengan bantuan-bantuan yang diberikan oleh tim dosen Undhira karena alat-alat yang diberikan sangat membantu dan memberikan manfaat lebih”,  kata Sagung Bintang sembari berharap kegiatan pengabdian ini dapat berkesinambungan agar UMKM tetap dapat berinovasi di tengah pandemi. 003

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.