Penyemprotan Eco Enzyme di Kenderan Diawali “Nunas Tirta” di Pura Geriya Sakti Manuaba

Penyemprotan eco enzyme di wilayah Desa Kenderan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar.
123 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Salah satu upaya mencegah Covid-19 makin meluas, wilayah Desa Kenderan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, disemprot cairan eco enzyme. Harapannya agar usai kegiatan keagamaan dan adat tidak terjadi klaster baru, serta bisa menekan meningkatnya kasus Covid-19 di Desa Kenderan. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Kenderan, I Dewa Gede Jaya Kesuma, Senin (2/8).

Dia memaparkan, harapan bisa menekan kasus Corona itu karena eco enzyme merupakan disinfektan nabati yang ramah lingkungan. “Di samping prokes, kami lakukan berbagai upaya lain, termasuk penyemprotan eco enzyme,” sebutnya.

Dalam penanganan pandemi ini, dia bersama Satgas Desa, desa adat dan masyarakat desa terus berupaya dengan mengikuti petunjuk pemerintah, terutama dalam pencegahan. Termasuk dengan vaksinasi warga dan menjalankan PPKM. Upaya “menyerang” ke sasaran virus yang dapat hidup di tempat udara, droplet, dan lingkungan tercemar, dijalankan dengan penyemprotan eco enzyme. “Kami berharap secara rutin dan serentak bisa kami lakukan upaya preventif ini secara berkesinambungan,” tambahnya.

Penyemprotan eco enzyme ini, ungkapnya, melibatkan Korem 163/Wirasatya bersama jajarannya, kendaraan unit dekontaminasi Nubika (Nuklir, Biologi dan Kimia), serta kepala lingkungan di 10 banjar dinas. Relawan Desa juga dilibatkan untuk melaksanakan penyemprotan serentak di seluruh wilayah Desa Kenderan.

Tak sekadar main semprot, kata Kesuma, sebelumnya juga dilangsungkan persembahyangan bersama di Pura Geriya Sakti Manuaba untuk mohon agar pandemi bisa segera teratasi. Selanjutnya warga nunas tirta dan dimasukkan ke peralatan penyemprotan media air dan eco enzyme. Setelah itu baru disemprotkan di tempat yang telah disasar sesuai tugas masing-masing banjar.

Salah satu warga Kenderan, I Made Lapur, mendukung langkah yang dilakukan Kepala Desa Kenderan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. “Ini sangat positif, appalagi yang digunakan untuk menyemprot adalah bahan organik. Saya harap setelah penyemprotan ini polusi udara bisa berkurang, dan tentunya penyebaran Covid-19 bisa dihentikan,” harapnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.