Penyelenggara Ngaben Massal Diingatkan Taat Prokes

Bupati Suwirta mengunjungi sejumlah warga yang tengah mempersiapkan upacara ngaben massal, Senin (28/6/2021) di Klungkung.
324 Melihat

KLUNGKUNG, posbali.co.id – Pada saat pandemi Covid-19 masih belum juga hilang, “musim” upacara ngaben berlangsung di semua kecamatan di Kabupaten Klungkung. Warga yang menggelar upacara ngaben menjadi perhatian Pemkab Klungkung agar taat menerapkan protokol kesehatan (prokes), meski seluruh warga telah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Tetap laksanakan prokes Covid-19 pada saat melaksanakan prosesi ngaben massal, semoga pelaksanaan prosesi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Rahajeng ngemargiang pitra yadnya, dumogi memargi antar (selamat menjalankan pitra yadnya, semoga berjalan lancar),” kata Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat mengunjungi sejumlah warga yang tengah mempersiapkan upacara ngaben massal, Senin (28/6/2021).

Ada beberapa lokasi ngaben massal yang dikunjungi Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta yakni Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh; Banjar Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh; dan Banjar Tribuana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Untuk pengabenan di Banjar Adat Pegending diikuti sebanyak 46 sawa, dan puncak karya akan berlangsung pada 1 Juli mendatang. Di Desa Adat Sangkanbuana sebanyak 33 sawa mengikuti ngaben massal, dan puncak upacaranya juga berlangsung pada 1 Juli. Sementara di Banjar Tribuana hanya diikuti sebanyak 5 sawa.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Kasta menghadiri kegiatan upacara ngaben massal di Desa Adat Selisihan, yang diikuti 49 sawa, yang masing masing sawa dikenakan iuran Rp6 juta. Di Desa Adat Sema Agung, Kecamatan Banjarangkan dengan 25 sawa dikenakan masing-masing senilai Rp5 juta. Desa Adat Tusan, Kecamatan, Banjarangkan diikuti 32 sawa masing-masing dikenakan biaya Rp7 juta. Di Desa Adat Jumpai diikuti 39 sawa, dengan iuran Rp10 juta; di Banjar Jabon, Desa Sampalan Tengah diikuti 11 sawa, dengan iuran masing-masing Rp5 juta.

Kasta juga mengunjungi Banjar Adat Ayung, Semarapura Klod yang melaksanakan ngaben massal dengan 13 sawa yang dikenakan iuran Rp10 juta, dan terakhir ke Banjar Adat Mungguna, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan dengan 45 sawa, dan dikenakan iuran Rp8 juta. 022

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.