Penuhi Janji, Dana Bangun Kembali Jembatan Subagan-Asak

Jembatan Subagan-Asak yang ambruk bertahun-tahun lalu akhirnya siap dibangun kembali. Bupati Karangasem, I Gede Dana, meninjau ke lokasi, Senin (26/7/2021) pagi untuk memastikan pengerjaannya tidak lagi asal-asalan.
502 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Jembatan Subagan-Asak yang ambruk bertahun-tahun lalu akhirnya siap dibangun kembali. Bupati Karangasem, I Gede Dana, memastikan proyek fisik jembatan ini segera dikerjakan dengan anggaran Rp1,2 miliar. Dana meninjau ke lokasi, Senin (26/7/2021) pagi untuk memastikan pengerjaannya tidak lagi asal-asalan, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama oleh masyarakat sekitar.

Dampak ambruknya jembatan ini amat dirasakan masyarakat. Sebab, jalur ini merupakan salah satu jalur alternatif utama yang cukup padat menuju Kota Amlapura, begitu juga sebaliknya. Sejak ambruk, warga harus memutar cukup jauh untuk menuju Kota Amlapura. Maka, setelah pembangunan jembatan ini dipastikan dapat dikerjakan tahun ini, masyarakat sekitar menyambutnya dengan gembira. Mereka juga mengapresiasi cara kerja kepemimpinan Bupati Gede Dana yang dinilai benar-benar setia menepati janjinya.

Dana ke lokasi bersama anggota DPRD Karangasem Dapil Kecamatan Karangasem, Nyoman Winata; dan anggota DPRD Karangasem lainnya, Nengah Suparta. Turut mendampingi Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa; Kabid Bina Marga Dinas PU Karangasem, I Wayan Surata Jaya; Lurah Subagan, Ida Ketut Putra; Bhabinkamtibmas Subagan dan Tenaga Ahli CV Karya Budi Arta, I Gede Budiartawan. Semua pihak terkait turut hadir agar arahan Bupati dapat disampaikan dengan baik dan didengar langsung masyarakat.

Pada kesempatan itu, Dana menanyakan banyak hal. Mulai dari awal kenapa jembatan ini ambruk, hingga detail struktur jembatan yang akan dibangun. Semua guna memastikan agar pembangunan jembatan ini mampu bertahan lama. Sebab, jika sampai ambruk lagi setelah menghabiskan dana miliaran rupiah, Pemkab dan Bupati Dana akan sangat malu kepada masyarakat sekitar. “Saya ingin pastikan jembatan ini dibangun dengan baik. Jangan cepat jebol lagi. Masyarakat juga harus ikut serta mengawasi pengerjaannya,” pinta Dana.

Dia juga memperingatkan kontraktor pelaksana agar mampu menghasilkan fisik jembatan sesuai perencanaan. Ekspektasi masyarakat terhadap jembatan ini sangat besar, karena warga dari kedua desa selama ini sangat terbantu dengan adanya jembatan ini. Situasi demikian terlihat ketika jembatan ini bertahun-tahun rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah daerah, protes masyarakat sangat besar. Mereka mencecar kenapa jembatan sebelumnya tak kunjung diperbaiki.

Pembangunan jembatan/box culvert TK Subagan 3 Ruas Jalan Subagan-Asak ini menelan anggaran dari APBD Karangasem 2021 senilai Rp1,212 miliar. Proyek dikerjakan selama 150 hari kalender oleh CV Karya Budi Arta. Dana juga menegaskan pengerjaan proyek jembatan lainnya juga harus sama, yakni mengutamakan kualitas pengerjaan agar baru selesai tidak ambruk lagi. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.