Pengembangan Desa Wisata Baha

248 Melihat
Kepala Balitbang I Wayan Suambara bersama pejabat struktural dan fungsional saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Baha Kecamatan Mengwi, Jumat (20/11).

 

MANGUPURA, POS BALI — Upaya menjadikan desa Baha, Kecamatan Mengwi untuk desa wisata terus dilakukan galakan Pemerintah Kabupaten Badung.  Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Badung meninjau langsung implementasi pengembangan rencana tersebut, Jumat lalu. Rencana itu mendapat pendampingan daei Program Pasca Sarjana Universitas Mahasarasti.

Menurut Kabalitbang I Wayan Suambara mengatakan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan Desa Wisata. Yakni, desa harus memiliki master plan, luas kawasan, zonasi pengembangan, menjaga kelestarian sawah, saluran irigasi, jogging track dan infrastruktur.

Khusus untuk  Desa Wisata Bahari, kearifan lokal harus tetap dikedepankan. “Selian itu juga agar menjaga kesucian sumber mata air tempat penglukatan/mandi yang berlokasi di titik akhir rute Taman Beji Manik Segara,” katanya.

Diharapkan dalam pengembangan Desa Wisata Baha ini terjalin kerjasama yang rukun antara desa dinas, desa adat, subak dan masyarakat yang lahannya berada dalam kawasan perencanaan desa wisata.

“Saat ini pengunjung belum dikenakan biaya masuk melainkan hanya sumbangan sukarela, sehingga ke depan perlu dipikirkan adanya biaya masuk untuk operasional pengelolaan serta manfaat ekonomis lainnya bagi masyarakat,” kata mantan Kepala Bappeda ini. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Perbekel Baha, Bendesa Adat Baha serta Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Baha. 020

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.