Pencairan BLT-DD Tahap III Tunggu Hasil Musdes

Nyoman Agus Jaya Sumpena
141 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Hampir sebagian besar masyarakat merasakan kesulitan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya pemerintah untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak pandemi yakni Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Pemberian BLT-DD bagi masyarakat terdampak Covid-19 sudah memasuki tahap ketiga. Realisasi rencana dilakukan pada bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2020. Di Kabupaten Buleleng, realisasi BLT-DD saat ini masih menunggu hasil keputusan musyawarah desa (musdes) di 129 desa yang ada di Buleleng.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Buleleng, Nyoman Agus Jaya Sumpena, mengatakan, realisasi tahap ketiga ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) RI No. 14 Tahun 2020. Dalam Permendes tersebut, masing-masing desa diharuskan merealisasikan kembali BLT-DD kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa.

Jaya Sumpena tak memungkiri, jika tidak semua desa nantinya bisa merealisasikan BLT-DD tahap ketiga. Lantaran setiap desa di Buleleng mulai menjalankan program sesuai kebutuhan masing-masing desa. Selain itu, kemungkinan ada beberapa pemerintah desa di Buleleng sudah tidak memiliki anggaran. “Kami melihat realisasi tahap kedua dari jumlah penerima BLT dan desa yang mampu merealisasikan, justru mengalami tren yang menurun,” kata Jaya Sumpena, Kamis (22/10).

Disinggung kapan pastinya BLT-DD tahap ketiga cair dan diterima oleh KPM di desa masing-masing, Jaya Sumpena, mengatakan hal itu masih menunggu laporan hasil musdes di setiap desa untuk diinventarisasi. “Kami masih menunggu tahapan penyaluran bantuan, berapa jumlah KPM dan desa yang bisa menyalurkan bantuan. Kami menunggu hasil musdes dilakukan masing-masing desa,” katanya.

Untuk diketahui, pencairan BLT-DD tahap pertama sudah dilakukan pada bulan April, Mei, dan Juni tahun 2020. Total realisasinya sebesar Rp35.962.800.000, dengan besaran per KPM sebesar Rp600 ribu per bulannya.

Sedangkan pencairan BLT-DD tahap kedua, setiap KPM telah menerima sebesar Rp300 ribu per bulan. Total realisasi anggarannya sebesar Rp15.723.400.000 untuk pencairan di bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2020. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.