Pemkab Badung Diminta Bangun Tambahan RKB di SMA 1 Kuta 

lahan milik pemprov Bali yang diserahkan untuk dimanfaatkan pihak sekolah
429 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id –  Kapasitas SMAN 1 Kuta yang berlokasi di jalan Saraswati I Seminyak, ternyata sudah overload untuk menampung animo siswa di bersekolah ditempat tersebut. Untuk mengakomodir banyaknya siswa lulusan SMP di kecamatan Kuta di SMA N 1 Kuta, pihak sekolah bahkan diketahui menyekat ruang aula dan ruang komputer, untuk dijadikan ruang belajar. Berkaitan dengan kondisi tersebut, Pemkab Badung diharapkan bisa memfasilitasinya dengan membangun tambahan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) baru. Hal tersebut dirasa sangat memungkinkan, sebab lahan pemprov Bali yang berada di sebelah sekolah kini sudah diserahkan untuk dikelola pihak sekolah.

Ketua Komite SMAN 1 Kuta, Made Sukadana dikonfirmasi Kamis (13/2) tidak menampik kondisi tersebut. Dimana kondisi RKB saat ini kurang representatif dalam menampung padatnya jumlah siswa yang ingin bersekolah ditempat tersebut. Untuk mengakomodir siswa, pihak sekolah terpaksa menyekat ruang aula dan lab komputer untuk dijadikan 2 ruang tambahan RKB. “Semula RKB kita berjumlah 25 ruangan, tapi karena cukup padat maka kita sekat ruang aula dan lab. Jadi jumlah RKB saat ini itu berjumlah 27 ruangan. Tapi kondisinya juga masih belum menampung, sehingga kelas X kita lakukan double shift (kelas pagi-siang),”ujarnya.

Dipaparkannya jumlah siswa yang bersekolah ditempat tersebut sebanyak 1330 orang. Sementara kondisi RKB masih sangat kurang dalam mengakomodir siswa. Karena itulah pihaknya berharap agar pemkab Badung mau menghibahkan pengadaan RKB, sebab kondisi penduduk di Kuta sangatlah padat. Hal tersebut dinilainya sangat mungkin dilakukan, karena lahan propinsi yang ada disebelah sekolah sudah diserahkan untuk dimanfaatkan oleh pihak sekolah. “Kami harapkan Pemkab Badung bisa membantu sekolah dalam pengadaan 8 RKB yang kami usulkan juga dalam musrenbang,”harapnya.

Penyerahan lahan propinsi kepada pihak SMA N 1 Kuta diketahui tidak terlepas dari perjuangan anggota DPRD Badung dapil Kuta, I Gusti Anom Gumanti kepada Pemprov Bali. Untuk itu pihaknya mendorong Pemkab Badung agar bisa segera membangun ruang kelas yang dibutuhkan tersebut. Sebab selama ini, pada saat penerimnana siswa baru, masih banyak siswa yang tidak bisa tertampung. Jika penambahan kelas itu bisa terealisasi, semua permasalahan penerimaan siswa baru di Kuta sudah bisa diatasi. “Kami harap pembuatan DED bangunan tersebut bisa dianggarkan di anggaran perubahan tahun 2020, sehingga pembangunan gedung kelas bisa terealisasi di tahun 2021″ujar Anom Gumanti.

Sebelumnya, Wabup Ketut Suiasa dalam Musrenbang kecamatan Kuta sempat menyinggung pengajuan usulan pengembangan ruang kelas di SMA N 1 Kuta. Jika permasalahan lahan lokasi pengembangan telah rampung berproses di propinsi, pihaknya akan segera mengembangkan tanah tersebut menjadi ruang kelas. Dengan demikian penerimaan siswa baru di Kuta bisa terakomodir. “Saya minta agar ini dikembangkan. Kita bangunkan gedungnya dan kita hibahkan ke propinsi. Kita ingin mencari azas manfaat, sehingga kedepan permasalahan SMA ini sudah bisa diselesaikan di Kuta,”tegas Suiasa. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.