Pembenahan Pasar Hewan Kayuambua Dianggarkan Rp500 Juta

Kondisi Pasar Hewan Kayuambua, Bangli. Dalam perubahan APBD tahun 2021, pembenahan sarana prasarana di pasar ini mendapat tambahan anggaran Rp500 juta.
284 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Keinginan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli untuk membenahi sarana-prasarana Pasar Hewan Kayuambua akan segera terwujud. Dalam perubahan APBD tahun 2021, OPD ini mendapat tambahan anggaran Rp500 juta.

Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, Kamis (22/7/2021) membenarkan ada suntikan anggaran dari APBD senilai Rp500 juta untuk perbaikan sejumlah sarana-prasarana di Pasar Kayuambua di Desa Tiga, Kecamatan Susut yang saat ini rusak. Anggaran tersebut, jelas Sarma, akan digunakan untuk pembuatan jalan lingkar, dermaga bongkar-muat kendaraan besar, tempat parkir dan papan nama. “Rencananya anggaran ini juga kami pakai untuk membuat master plan (rencana induk),” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, sejumlah fasilitas di Pasar Hewan Kayuambua rusak akibat dimakan usia. Hampir 15 tahun Pasar Kayuambua belum tersentuh anggaran perbaikan. Di samping itu, untuk pengembangan sarana-prasarana pasar, dia juga merencanakan membangun los, instalasi pengolahan sampah, penginapan dan posko kesehatan. “Mengingat pasar hewan ini sangat potesial sebagai penghasil PAD, sarana-prasaraa akan terus kami benahi,” urainya.

Pembangunan, jelasnya, masih dalam  tahap pengisian PPAS. Sementara terkait proses lelang, dia berkata akan melihat RKA dulu apakah perbaikan itu menjadi satu paket atau terpisah-pisah. Jika pengerjaan menjadi satu paket dengan harga lebih dari Rp200 juta, ulasnya, tentu akan dilakukan tender. Namun, bila terpecah-pecah dan harganya di bawah Rp200 juta, akan dijalankan dengan sistem penunjukan langsung sesuai regulasi.

Disinggung retribusi Pasar Hewan Pasar Kayuambua, dia menyebut sejak  empat tahun terakhir menunjukkan tren meningkat. Tahun 2017 retribusi terealisasi Rp184 juta lebih, tahun 2018 senilai Rp200 juta lebih, tahun 2019 meningkat jadi Rp215 juta lebih, dan tahun 2020, karena terjadi pandemi Covid-19, agak turun menjadi Rp213 juta lebih.

Selama ini Pasar Hewan Kayuambua dimanfaatkan peternak dari Gianyar, Karangasem dan Bangli untuk memasarkan ternaknya. “Populasi sapi di tiga kabupaten ini lumayan besar, jadi ke depan pasar hewan ini akan bisa lebih berkembang,” pungkasnya. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.