Pelamar CPNS di Buleleng Capai Ribuan, 6 Formasi Dokter Spesialis Lowong

Gede Wisnawa
317 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemkab Buleleng secara resmi telah ditutup pada Senin (26/7/2021) malam. Sebanyak 3.725 orang pelamar yang tercatat telah mengunggah dokumen dalam proses pendaftaran. Akan tetapi, 6 formasi jabatan dokter spesialis sama sekali tidak ada pelamar.

Data yang dihimpun dari Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng menyebutkan, dari total 3.725 orang, dengan rincian yakni tenaga kesehatan sebanyak 636 orang dan tenanga teknis 3.089 orang.

Pemkab Buleleng sendiri menerima jatah 15 formasi jabatan dokter spesialis dalam rekrutmen CPNS pada tahun 2021. Adapun 15 formasi itu, dokter spesialis saraf, jantung, jiwa ortopedi, gigi konservasi/endodonsi, anak, anestesi, bedah, bedah mulut, kandungan, kedokteran fisik dan rehabilitasi, patologi klinik, penyakit dalam, serta urologi.

Namun hingga pendaftaran ditutup, ada 6 formasi jabatan dokter spesialis yang sama sekali tidak ada pelamar, yakni formasi dokter spesialis gigi konservasi/endodonsi, anestesi, bedah mulut, kandungan, kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta patologi klinik.

Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa, mengatakan, selama ini pengumuman rekrutmen CPNS tahun 2021 untuk Buleleng sudah dilakukan dengan terbuka. Hanya saja hingga pendaftaran ditutup, 6 formasi jabatan dokter spesialis justru tidak ada pelamar. Padahal dokter spesialis diperlukan untuk bisa memenuhi kebutuhan tenaga medis di RSUD Buleleng, RSUD Giri Emas, dan RSUD Tangguwisia.

Wisnawa tidak mengetahui pasti penyebab tidak adanya pelamar di 6 formasi jabatan dokter spesialis itu. “Kondisi ini sama seperti tahun sebelumnya, setiap buka formasi dokter spesialis, tidak ada yang daftar. Kami serba salah, padahal dokter spesialis sangat diperlukan. Tapi karena tidak ada yang daftar, mau bagaimana lagi. Kami juga tidak bisa memaksa orang untuk mendaftar,” kata Wisnawa, Selasa (27/7/2021).

Setelah pendaftaran ditutup, pihaknya segera melakukan seleksi administrasi dengan melakukam verifikasi berkas lamaran yang diunggah para pelamar. Sementara jadwal pengumuman hasil seleksi administrasi masih tentatif. Untuk jadwal SKD dan SKB, kata Wisnawa, masih menunggu keputusan dari Kementerian PANRB RI.

“Berkas pendaftar segera kami lakukan verifikasi. Setelah itu tim Pansel yang diketuai oleh Sekda memutuskan apakah verifikasinya betul atau tidak. Setelah itu baru diputuskan berapa orang yang lulus seleksi administrasi,” pungkas Wisnawa.

Sebelumnya, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI memberikan jatah kepada Pemkab Buleleng untuk formasi CPNS sebanyak 231 dan untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru sebanyak 2.552. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.