Pelaksanaan Porprov Bali di Badung 2021, Sepenuhnya Menjadi Keputusan Provinsi

BUPATI Badung, Giri Prasta, (kanan) bersama Ketum KONI Badung, Made Nariana. Foto: ist
216 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id –  Belakangan muncul wacana dari sejumlah KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga, supaya Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Bali di Badung pada 2021 diundur. Pengunduran itu mengingat kondisi ekonomi dan anggaran pemerintah akibat dampak wabah Covid-19. Wabah tersebut secara nyata mengganggu kehidupan ekonomi masyarakat Bali.

Usulan itu banyak diwacanakan sejumlah pengurus KONI kabupaten/kota,  cabang olahraga baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota di Bali melalui media massa. Lalu bagaimana pendapat Bupati Badung, Giri Prasta, soal berbagai usulan itu?

Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana; didampingi Sekretaris, Made Sutama, Selasa, (5/5/2020) pagi, Giri Prasta mengatakan, soal waktu Porprov di Badung 2021 terserah keputusan KONI Bali dan Gubernur Bali.

“Pemkab Badung tidak dalam posisi siap atau tidak siap, tetap atau diundurkan. Namun diserahkan kepada pihak provinsi. Badung kan hanya pelaksana,’’ kata Bupati Badung sebagaimana ditirukan Ketum KONI Badung kepada pers.

Bupati Badung mengatakan, sama halnya dengan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2020. Badung sudah siap semua. Namun kemudian Pemprov Bali meniadakan atau menunda, tentu Badung harus mengikutinya.

Ia mengharapkan pihak KONI membicarakan bersama-sama dengan semua pengampu olahraga di seluruh Bali, dan Badung akan mengikuti apa pun keputusan provinsi.

Sebelumnya Ketum KONI Made Nariana melaporkan, berdasarkan sejumlah wacana yang disampaikan Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se-Bali dan sejumlah pengurus cabang olahraga, umumnya mereka minta supaya Porprov Bali di Badung 2021 diundur  menjadi 2022.

Selain karena pengaruh Corona di mana semua potensi diarahkan untuk menanggulangi wabah tersebut, juga akhir 2021 ada sejumlah event olahraga baik nasional maupun internasional yang saling berdekatan jadwalnya.

Selain itu secara pribadi Ketum KONI Badung juga berpendapat, jangan sampai ada kesan  di masyarakat, kalangan atlet sibuk bertanding, sementara banyak rakyat tidak mendapat perhatian akibat Corona ini.

“Kondisi tersebut perlu dijaga, sebab atlet adalah bagian dari masyarakat, yang harus membantu pemerintah menghentikan wabah Corona” kata Nariana. (*)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.