Peduli Dampak Covid-19, JNE Denpasar Sumbangkan Sembako

Foto bersama saat penyerahan bantuan sembako dari JNE Denpasar kepada kalangan wartawan bertempat di Pojok Sudirman, Denpasar, Sabtu (13/6).
44 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Dalam upaya penanggulangan dampak pandemi virus Corona (Covid-19), perusahaan-perusahaan swasta ikut bergerak membantu pemerintah. Tidak ketinggalan, perusahaan pengiriman ekspres dan logistik JNE turut berpartisipasi dengan menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Head of Branch JNE Denpasar, Alit Septiniwati, mengatakan, JNE Denpasar mendonasikan 800 paket sembako yang didistribusikan ke seluruh Bali di antaranya banjar-banjar sekitar kantor pusat dan cabang JNE, musala, desa-desa adat, dan kelurahan di kabupaten/kota se-Bali. Aksi sosial ini kelanjutan dari aksi peduli yang telah dilakukan JNE Pusat dengan menyerahkan donasi sebesar Rp1 miliar kepada Pemprov DKI Jakarta untuk membantu program penanganan wabah Covid-19 yang berdampak kepada seluruh warga Jakarta pada April lalu.

Kegiatan penyerahan bantuan sembako yang dilakukan JNE Denpasar juga menyasar kalangan wartawan. Sebanyak 32 paket sembako diberikan kepada rekan-rekan wartawan media cetak dan online pada Sabtu (13/6) bertempat di Pojok Sudirman, Kota Denpasar. Menurut Alit Septiniwati, pekerja pers tentu juga terdampak akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain, mereka terus meliput dan mengabarkan berita mengenai perkembangan Covid-19. Oleh karenanya, para wartawan perlu diperhatikan di tengah situasi saat ini.

“Selama ini teman-teman jurnalis sangat aktif dan intens memburu berita di tengah wabah untuk dipublikasikan kepada masyarakat. Kami dari JNE berinisiatif memberikan sedikit sembako, jangan dilihat nilainya, semoga bermanfaat dan diterima dengan baik,” ucapnya. Adapun sembako yang diberikan berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 10 butir telur, 10 bungkus mi instan, 1 kg gula pasir, dan 1 kotak teh.

Kordinator Jurnalis Independen, Hidayat, mewakili seluruh wartawan penerima bantuan sembako tersebut mengucapkan terima kasih atas kepedulian JNE di tengah pandemi. “JNE sudah saya kenal sejak 2013 lalu ketika saya mengirim paket dari Bali ke Jakarta. Menurut saya, JNE adalah perusahaan yang memiliki jiwa dan nilai sosial yang tinggi dan tak semata-mata mencari keuntungan di balik bisnis jasa pengiriman paket ekspres dan logistiknya yang sukses,” papar Hidayat.

Terakhir Alit Septiniwati, menambahkan, pihaknya bersyukur bahwa jasa kurir termasuk bidang usaha yang diperbolehkan oleh pemerintah untuk tetap beroperasi selama masa pandemi. “Logistik berperan sangat penting sebagai salah satu penunjang perekonomian saat ini. Hal ini menjadi momentum bagi JNE untuk terus berkontribusi dalam memerangi pandemi Covid-19 dan membantu sesama. Semoga wabah ini segera berakhir. Kita sambut new normal life dengan semangat baru dan tatanan hidup baru yang stabil, lebih baik, dan sukses ke depannya,” pungkasnya.

Sebagai catatan, hingga saat ini lebih dari 20 juta APD telah JNE kirim ke berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia. Total tersebut adalah hasil pelaksanaan program bantuan yang bekerja sama dengan berbagai pihak. Begitu pula program Diskon Ongkir yang dijalankan oleh JNE untuk memudahkan masyarakat dalam mengirimkan APD sebagai kebutuhan yang penting sejak virus Corona mewabah pada bulan Maret lalu. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.