Pedagang-Tukang Suwun Tes Cepat di Terminal Galiran, Pasar Galiran Ditutup Mulai Hari Ini

BUPATI Suwirta bersama Sekda Winastra sosialisasi ke pedagang, tukang suun, dan pembeli di Pasar Umum Galiran, Sabtu (20/6) lalu. Foto: ist
413 Melihat

KLUNGKUNG, posbali.co.id – Senin (22/6) hari ini Pasar Umum Galiran resmi ditutup PemkabKlungkung sebagai upaya memutus penyebaran virus Corona yang terus menunjukan peningkatan akibat transmisi lokal. Penutupan pasar terbesar di Klungkung ini berlaku sampai 24 Juni mendatang.
Agar proses penutupan berjalan lancar, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta; didampingi SekdaKlungkung, I Gede Putu Winastra, mengadakan sosialisasi ke para pedagang, tukang suun, dan pembeli di Pasar Galiran, Sabtu (20/6) lalu. Hadir juga Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Klungkung, Wayan Ardiasa; dan Kepala UPT Pasar, Komang Sugianta.
Saat sosialisasi, Suwirta menyampaikan keputusan yang diambil yakni menutup pasar mulai Senin (22/6) sampai Kamis (24/6). Suwirta mengimbau pedagang, sebelum pasar ditutup hari ini, agar membatasi stok barang cepat rusak demi meminimalkan kerugian pada saat pasar ditutup.
Ketika pasar tutup, jelasnya, semua lorong akan disemprot air untuk membersihkan debu dan kotoran. Kemudian disemprot disinfektan untuk menghilangkan virus Covid-19. Para pedagang diimbau menaruh barang di tempat yang disediakan, untuk meminimalkan kontak fisik ketika transaksi saat pasar dibuka kembali.
Ketika pasar dibuka kembali pada 25 Juni, Bupati menginformasikan jam buka pasar akan menjadi 12 jam dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00. “Mari bersama-sama melaksanakan imbauan pemerintah, yakinlah pemerintah pasti berusaha memberikan yang terbaik,” pesannya.
Ketika pasar ditutup, pedagang pasar dan tukang suwun mengikuti tes cepat Corona di Terminal Galiran. Suwirta mengharap seluruh pedagang dan tukang suwun mengikuti tes tersebut, karena hasilnya akan digunakan sebagai syarat dasar agar mereka dapat kembali beraktivitas di Pasar Galiran. Mereka juga diimbau melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.
“Wajib mengikuti rapid test (tes cepat) agar ketika pasar dibuka semua pedagang dalam keadaan bersih dari Covid-19. Jika ada mengalami flu, pilek, dan panas, kami harap jangan dulu beraktivitas di pasar,” tegasnya.
Setelah sosialisasi, Suwirta meninjau kelengkapan sarana dan prasarana pasar terkait protokol kesehatan yang akan digunakan saat pasar dibuka kembali. Pada hari yang sama, Suwirta selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung rapat bersama anggota Satgas untuk membahas kelengkapan sarana ketika pasar disterilisasi, dan ketika pasar dibuka kembali. 022

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.