Pedagang Depan Terminal Kargo Gilimanuk Digusur

Puluhan pedagang di depan terminal kargo Gilimanuk, Jembrana digusur, Minggu (28/2/2021).
63 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Satpol PP Jembrana menggusur puluhan pedagang yang berjualan di telajakan depan lahan terminal kargo pada Minggu (28/2/2021). Para pedagang tersebut diminta pindah berjualan di depan Anjungan Betutu Gilimanuk (ABG).

Pedagang yang berjualan di telajakan sebelah selatan Gelung Kori, lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk itu sebelumnya adalah pedagang korban gusuran. Sebagian merupakan pedagang buah di depan Pasar Gilimanuk yang digusur saat pembangunan jalan kembar beberapa tahun lalu. Sebagian lagi pedagang yang digusur dari areal bawah bekas terminal Gilimanuk saat pembangunan ABG dua tahun lalu.

Di lokasi itu sebagian pedagang makanan dan minuman membangun warung sederhana dengan tenda terpal. Sebagian lagi baru membangun warung dengan atap asbes atau seng dan berdinding kayu. Namun belum lama mereka berjualan di sana, di tengah situasi sepi saat pendemi Covid-19, tiba-tiba beberapa Satpol PP datang dan meminta agar mereka pindah.

Mendapat pemberitahuan itu, para pedagang kecil itu kaget. Setelah digelar pertemuan dan diberikan penjelasan bahwa mereka akan dipindahkan ke ABG, sebagian bersedia pindah. Namun ada juga pedagang yang ragu, mengingat tempat yang ada di ABG sudah penuh dan untuk tempat yang baru belum dibangun.

“Dulu kami diarahkan berjualan di sini. Sekarang kami lagi disuruh pindah dan tempat berjualannya belum ada. Apalagi di ABG sudah ada pengelolanya, nanti kami lagi dipindah. Kami pedagang kecil hanya bisa makan dari berjualan,” kata salah seorang pedagang.

Pedagang lainya mengatakan, saat disuruh pindah, pihaknya bersama teman-teman lainnya sempat melayangkan protes. Akan tetapi, Satpol PP tetap meminta pindah dan mengangkut barang-barang milik pedagang dengan mobil. Akhirnya pedagang pun pindah. “Kami juga ingin para pedagang lainnya yang berjualan di pinggir jalan termasuk yang menutup trotoar harus ditertibkan. Biar tidak pilih kasih, karena masih banyak yang berjualan memanfaatkan trotoar,” sorotnya.

Kasatpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, didampingi Kabid Penegakan Perda I Made Tarma mengatakan, pemindahan pedagang di depan terminal kargo itu dilakukan untuk menata Gilimanuk sebagai pintu gerbang masuk Bali agar terlihat bersih. Mereka nantinya akan ditempatkan di ABG dan untuk tempat berjualan akan dikoordonasikan dengan dinas Koprindag Jembrana.

“Untuk tempatnya nanti akan dibuatkan dan diatur oleh dinas Koprindag. Semua pedagang akan tetap diperhatikan dan kami akan membantu dalam pemindahan ini sampai selesai. Semuanya yang melanggar pasti kami tertibkan sehingga tidak ada pilih kasih,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.