PDAM Badung Usulkan Sarana Prasarana Optimalisasi 3 Reservoar ‘Bukit’

544 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Untuk mengoptimalkan keberadaan 3 unit reservoar di Pecatu, Ungasan dan Unit Pelayanan Air (UPA) Siligita, PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung tahun ini kembali mengusulkan pengadaan sarana dan prasarana kepada Pemkab Badung. Pasalnya keberadaan 3 unit reservoar dan UPA Siligita selama ini masih kesulitan dalam memaksimalkan distribusi air kepada masyarakat. Sehingga suplai air di wilayah Ungasan dan Pecatu terkadang digilir, sehingga hal tersebut membuat pelayanan air di wilayah tersebut kurang maksimal.

Dirut PDAM Tirta Mangutama, Ketut Golak menerangkan, usulan tersebut sudah disampaikan kepada Pemkab Badung. Dimana bentuk usulan itu berupa pengadaan barang, yang ditentukan jenisnya oleh pihaknya. Adapun sarana tersebut berupa 10 unit line out boster dengan 4 pompa dan 2 genset, termasuk untuk kabel dan tambahan daya listrik. Dengan tambahan sarana prasarana tersebut, dipastikan hal itu akan mampu menjawab permasalahan suplai air di wilayah bukit Kuta Selatan, yang notabene memiliki topografi cukup tinggi dibandingkan wilayah lainnya di Badung. “Kami harap ini bisa terealisasi, sehingga permasalahan air di wilayah tersebut bisa terjawab,”ujarnya ditemui Sabtu (15/2) sore di Kuta.

Diungkapkannya, selama ini suplai air PDAM ke wilayah Bukit sebrnarnya sudah terlayani, terlebih lagi setelah adanya penyertaan modal dari Pemkab Badung dalam pembuatan reservoar. Namun kondisi itu diakuinya belumlah maksimal, sehingga beberapa daerah di bagian timur Pecatu, seperti di Suluban, pantai Bingin diterapkan pelayanan air bergiliran. Dimana reservoar di wilayah Ungasan itu dibagi dengan dibagian timur di Pecatu. Namun dengan tambahan sarana tersebut, kedepan wilayah air di timur akan dilayani reservoar di timur dan begitu juga di wilayah barat dilayani reservoar wilayah barat. “Jadi kedepan tinggal interkonek sehingga terhubung semua saluran reservoar dengan masyarakat. Dengan demikian maka itu akan mampu memberikan pelayanan air yang optimal kedepannya,”jelasnya didampingi Dirtek Wayan Suyasa.

Kapasitas 3 unit reservoar tersebut diterangkannya mampu menampung 9000 kubik air. Dengan demikian suplai air di wilayah Bukit diyakininya akan terjamin kedepannya. Terlebih lagi Pemkab Badung kini mengijinkan pihaknya, untuk bekerjasama dengan pihak ketiga, melalui bussines to bussines. Dengan demikian maka pelayanan PDAM kedepan akan menjadi lebih terjamin, sebab pihaknya juga terus berupaya untuk menekan angka kebocoran air. GAY

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.