Panglima TNI-Kapolri Tinjau Penerapan Prokes di Pasar Badung dan Kumbasari

Kehadiran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Kamis (4/2/2021) diterima Wakil Wali Kota Denpasar bersama Dandim 1611 Badung dan Kapolresta Denpasar.
227 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pasar Badung dan Pasar Kumbasari pada Kamis (4/2/2021). Kegiatan Panglima TNI dan Kapolri berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19 bagi pedagang dan pengunjung di dua pasar rakyat tersebut.

Kehadiran Panglima TNI dan Kapolri bersama Gubernur Bali Wayan Koster disambut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. Kehadirannya juga disambut Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan kunjungan di dua pasar ini bersama Kapolri untuk melihat langsung penerapan prokes 3M di dalam pasar rakyat berkaitan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan rutin dalam mencuci tangan. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menekankan agar masyarakat dan pedagang pasar tidak bosan mematuhi prokes 3M. Petugas TNI dan Polri yang dibantu pecalang agar terus mengingatkan terkait prokes 3M, serta yang terpenting diingatkan tentang cara penggunaan masker yang baik dan benar.

Diingatkan pula agar masker yang digunakan sesuai dengan standar. Pengelola pasar dan para petugas secara terus-menerus dengan menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan masyarakat dan pengunjung pasar terkait dengan penggunaan masker. “Masyarakat sudah disiplin dalam penggunaan masker, seperti yang kami lihat dalam perjalanan kunjungan ini, seluruh masyarakat telah sadar dan disiplin menggunakan masker,” ujar Hadi Tjahjanto.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kegiatan rapid test (tes cepat) juga telah disiapkan TNI dan Polri di areal pasar, sehingga diharapkan masyarakat tidak takut. Dikatakan pula, prokes 5M sebagai pelengkap aksi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. “Disamping itu, langkah 3T yaitu testing, tracing, dan treatment dapat kita laksanakan karena penularan Covid ini sangat cepat,” katanya.

Wakil Wali Kota Jaya Negara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kapolri yang telah hadir di Kota Denpasar dan berkesempatan meninjau penerapan prokes 3M di dalam pasar rakyat serta telah memberikan bantuan masker. Dijelaskannya, penerapan prokes ini telah sejak awal secara berkesinambungan dilakukan Pemkot Denpasar bersama Perumda Pasar Kota Denpasar dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pedagang dan masyarakat pengunjung pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, mengatakan pelaksanaan prokes di dalam pasar tradisional menjadi hal utama. Terdapat 16 pasar tradisional di bawah Perumda Pasar yang telah dilengkapi juga dengan Satgas Covid-19. “Kami selalu mengingatkan para pedagang dan pengunjung dengan pengeras suara untuk selalu disiplin dalam penerapan prokes 3M,” ujarnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.