Pandemi “Suburkan” Lapak Bermobil

Pedagang bermobil di Jalan Ngurah Rai, Gianyar.
47 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Demi bisa mempertahankan hidup pada masa pandemi Covid-19, banyak lapak pedagang menggunakan mobil bermunculan. Meskipun mereka berstatus sebagai pedagang liar, Satpol PP Gianyar hingga saat ini masih memberi toleransi asalkan tidak mengganggu lalu lintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Minggu (10/10/2021), pedagang yang menggunakan mobil sebagai lapak sebagian besar pedagang tisu, masker dan jajanan. “Saya jualan masker, tisu, jajanan,” kata Tiwi, salah seorang pedagang bermobil.

Dia berujar jualan di kawasan Jalan Ngurah Rai Gianyar sejak pandemi Covid-19. Buka dari pukul 07.00-15.00 Wita. “Sekarang sepi, biasanya dapat 100 ribu,” ucapnya.

Pedagang bermobil bukan hanya di lokasi ini saja, tapi juga terdapat di Bypass Dharma Giri Gianyar. Hanya, jenis jualannya sebagian besar telur ayam. Namun, beberapa pedagang juga ada yang menggantungkan masker di pintu bagasi belakang mobil.

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha, menyebut, saat ini instansinya masih memberi toleransi. Sebab, dia memaklumi pada masa pandemi sangat sulit mencari nafkah. Para pedagang bermobil ini merupakan masyarakat terdampak Covid-19. Karena itu, jika petugasnya tegas menyita barang dagangan yang berjualan di Bypass Dharma Giri dan Jalan Raya Ngurah Rai Gianyar, dia takut nanti keluarga mereka tidak bisa makan.

Meski demikian, dia selalu menegaskan kepada para pedagang tersebut agar toleransi yang diberi tidak disalahgunakan. “Harus menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak mengganggu lalu lintas,” pesannya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.