Pakai Masker di Dagu di Denpasar Diganjar Hukuman Push Up, Tak Pakai Masker Duit Rp100 Ribu Melayang

Warga yang terjaring operasi penertiban Prokes Tim Yustisi Kota Denpasar mendapat sanksi push up karena salah memakai masker
152 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Orang yang terjaring dalam operasi penertiban protokol kesehatan (Prokes) di Kota Denpasar bakal mendapat sanksi.

Sanksi bukan hanya diberikan kepada orang yang tidak memakai masker. Orang yang memakai masker dengan tidak benar pun diganjar sanksi. Pemakaian masker yang salah ini seperti memakai masker di dagu. Padahal masker seharusnya menutup mulut hingga hidung.

Orang yang tidak memakai masker diganjar sanksi administasi berupa denda Rp100 ribu, yang harus dibayar di tempat. Sementara yang salah memakai masker diberi hukuman fisik berupa push up.

Sanksi seperti ini kembali diterapkan oleh Tim Yustisi Kota Denpasar saat operasi penertiban Prokes di Jalan Gunung Agung – Jalan Gunung Sanghyang dan Jalan Gunung Tangkuban Perahu Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, Kamis (25/11/2021)

Ada 32 pelanggar prokes yang terjaring dalam operasi tersebut. Sebanyak 15 orang didenda masing-masing Rp100 ribu karena tak memakai masker. Sementara 17 orang lainnya dihukum push up karena salah memakai masker.
“Diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga.

Dalam upaya menekan penularan Covid 19, dalam penertiban itu pihaknya juga memberikan masker gratis kepada mereka yang tidak menggunakan masker.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan pihaknya akan terus melakukan penertiban Prokes di wilayah yang berpotensi kerumunan kendati kasus Covid-19 di Kota Denpasar tengah melandai.

“Dengan langkah itu diharapkan kasus Covid-19 bisa terkendali dan pandemi cepat berlalu,” kata Sayoga. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.