Pacu Semangat Petani, Pemprov Bali Hibahkan Traktor dan Mesin Pompa Air

Penyerahan mesin pompa air kepada Subak Penyaringan.
380 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Kelian Subak Penyaringan, Mendoyo Jembrana, I Gede Sumarwen tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali atas bantuan pompa air yang diterima subaknya. Karena sawah seluas 31 hektar yang dia urus kini bakal segera bisa teraliri air.

“Bantuan pompa air ini sangat kami tunggu-tunggu. Sejak dua tahun lalu, kondisi sawah kami kering akibat saluran air terputus karena terkena bencana banjir,” tuturnya seusai menerima hibah pompa air di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Senin (11/10).

Menurutnya, pompa ini akan di pasang di sisa air yang bersumber dari subak lainnya. “Di Penyaringan ada delapan subak, dan subak kami yang paling belakang. Jadi kami akan memanfaatkan sisa air dari subak lainnya,” bebernya.

Dalam penyerahan itu, Pemerintah Provinsi Bali menghibahkan lima unit traktor dan lima mesin pompa air kepada 10 subak yang ada di empat kabupaten. Yakni Buleleng, Tabanan, Klungkung dan Jembrana. Penyerahan alat bantu pertanian itu berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Bali.

Untuk traktor diserahkan masing masing kepada Subak Uma Panji, Baktiseraga, Buleleng, Kelompok Tani Mentik Sari Mekar, Tamblang, Kubutambahan, Buleleng, Kelompok Tani Mekar Sari Rahayu, Kubutambahan, Buleleng, KUB Petani Porang ‘Maju Bersama’, Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, Tabanan, dan Subak Akah, Klungkung.

Sedangkan untuk mesin pompa air sebanyak lima unit, diserahkan kepada subak yang ada di Kabupaten Jembrana. Masing-masing untuk Subak Penyaringan, Mendoyo, Subak Pemangket Awen Barat, Tegalbadeng, Subak Pangkung Buluh, Kaliakah, Subak Kedua, Lelateng, dan Subak Tegalbadeng.

Penyerahan traktor kepada kelompok petani

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali melalui Sekretaris Dinas, I Wayan Sunada menyampaikan, penyerahan alat bantu pertanian ini diharapkan dapat memacu semangat para petani.

“Kami harap bantuan ini memberikan motivasi kepada petani agar lebih semangat lagi. Karena kami bantu dengan traktor roda dua dan pompa air,” ujarnya didampingi Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan, I Ketut Karya Utama.

Dia menambahkan bahwa dengan bantuan ini petani bisa lebih mudah dalam bertani. “Tidak ada lagi alasan tidak ada air, sehingga bisa mengolah lahannya,” ujarnya seraya berpesan kepada para penerima bantuan agar merawat alat ini, sehingga bisa bertahan lama.

“Alat ini tidak boleh dijual,” jelasnya sembari menambahkan, sumber hibah dari APBN. Pihak dinas menerima dalam bentuk barang. “Kami terima dalam bentuk traktor dan pompa air,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.