P3M Poltekpar Bali Laksanakan Sejumlah Program Kemenparekraf

105 Melihat

SEJAK ditunjuk menjadi Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pariwisata (P3M Poltekpar) Bali, Dr Ni Made Eka Mahadewi,M.Par, CHE., CEM tampak sibuk. Selain sebagai dosen senior di Poltekpar Bali (dulu STP Nusa Dua Bali-red), Dr Eka Mahadewi sering terjun ke masyarakat bersama mahasiswa dan koleganya, sesama dosen untuk menjalankan Program P3M Poltekpar Bali.

Beberapa kali lembaga yang dipimpinnya, yakni P3M Poltekpar Bali dipercaya untuk melaksanakan program yang digariskan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Antara lain melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap desa-desa wisata di Pulau Dewata.

“Agenda pendampingan khusus kepada pelaku desa wisata merupakan arahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan kami di Poltek Pariwisata Bali selaku pelaksana. Pendampingan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bagi para pelaku tentang potensi desa wisata masing-masing sehingga mereka bisa melakukan pengembangan desa wisata agar bisa lebih memberi manfaat bagi mereka,” Dr. Eka Mahadewi di Denpasar, Selasa (27/10/2020).

Lebih jauh dikatakannya, program Kemenparekraf sejalan dengan program P3M Poltekpar Bali, yang dilakukan di desa-desa wisata yag ada di Pulau Dewata. Di dalamnya menyangkut riset dan pengbadian kepada masyarakat di desa-desa wisata tersebut. “Program dimaksud dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan bagi desa wisata,” ujar penulis beberapa buku pariwisata ini.

Selaku Ketua P3M Poltekpar Bali, Dr Eka Mahadewi telah mengkoordinir lebih dari 25 kegiatan di tahun 2020 ini. Dia mengungkapkan, setelah di Desa Cau Belayu Tabanan yang dilakukan belum lama ini, ke depan untuk tahap kedua pengabdian masyarakat dilakukan di sejumlah desa wisata lainnya di Bali.

Dia lantas merinci desa wisata dimaksud, yakni Desa Ume Anyar Seririt di Buleleng, Desa Gunung Salak di Tabanan; desa Catur di Bangli; Desa Pelaga dan Desa Kedonganan di Badung. Yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni di Desa Glagah Linggah dan di Desa Taro (30-31 Oktober 2020); di Desa Penglipuran Bangli (2 November2020); di desa Undisan Bangli (2 November 2020) dan selanjutnya di Desa Jatiluwih di Tabanan pada 3 November mendatang.

“Karena semua kegiatan ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, kami pastikan bahwa pendampngan dan pengabdian masyarakat yang dilakukan P3M Poltekpar Bali dilakukan dengan tetap menaati Protokol Kesehatan,” tandas Eka Mahadewi.  gre

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.