Over Kapasitas, Bualu Batasi Volume Pembuangan Sampah di TPS Sementara

461 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Masalah sampah kembali mencuat di wilayah kabupaten Badung. Dimana Desa Adat Bualu diketahui mulai melakukan pembatasan volume sampah di lahan Tempat Penitipan Sampah (TPS) Sementara yang notabene merupakan lahan Pelaba Pura Dalem Penataran desa Adat Bualu-Kampial. Alhasil pelayanan sampah bagi masyarakat di wilayah Bualu kedepannya dipeekirakan akan menjadi tersendat, sebab tempat pembuangan sampah sementara tersebut menjadi tempat yang mengakomodir sampah dari masyarakat Bualu.

Sekretaris Desa Adat Bualu, Wayan Sumantra dikonfirmasi Minggu (5/4) tidak menampik kabar tersebut. Dimana pembatasan pembuangan volume sampah tersebut didasari atas surat Nomor: 085/U/DAB/IV/2020 dari Desa Adat Bualu. Pembatasan tersebut didasari karena lahan seluas 1 hektar yang dipergunakan tersebut sudah over kapasitas. “Jadi terhitung dari tanggal 2 April 2020, yang diizinkan untuk membuang sampah pada lokasi tersebut hanyalah truk Desa Adat Bualu,”ujarnya.

Diakuinya di lokasi tempat penitipan sampah sementara tersebut, bukan hanya melayani truk Desa Adat Bualu. Melainkan ada juga warga lokal yang bekerjasama dengan BUPDA, yang membuang sampah di sana. Jasa sampah tersebut selama ini juga melayani rumah-rumah warga yang masuk-masuk gang.

Kendati masih truk sampah dari Desa Adat Bualu saat ini masih bisa membuang sampah ditempat tersebut, namun kedepan pihaknya meyakini hal itu tidak akan berlangsung lama. Sebab di lahan tersebut sudah tidak ada lagi ruang yang cukup untuk menampung sampah. Sementara mesin pengolahan sampah yang dijanjikan DLHK Badung sampai saat ini belum juga terealisasi. “Selama ini kami hanya menimbun, karena kami belum memiliki mesin pengolah. Termasuk alat berat untuk mengurai tumpukan sampah, kami juga tidak punya,”ungkapnya. 023.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.