Otoritas Bandara Evaluasi Kartu Kewaspadaan Kesehatan

ALUR pengisian HAC di bandara Ngurah Rai. Foto: ist
802 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id –Prosedur pengisian data di Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau HAC (Health Alert Card) menjadi salah satu yang dievaluasi dalam penerapan protokol kesehatan di Bandara Ngurah Rai. Untuk itu otoritas bandara mengevaluasi pengisian kartu kewaspadaan kesehatan setelah penerbangan untuk beberapa jalur domestik mulai dibuka.
General Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado menerangkan, penerapan protokol kesehatan bagi penumpang pesawat udara didasarkan pada aturan yang berlaku, yaitu Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 9 Tahun 2020, Surat Edaran Gugus Tugas Provinsi Bali No 305 Tahun 2020, serta Surat Edaran Gubernur Bali No. 11525 Tahun 2020.
Airport Security Committee Meeting (ASC) telah melaksanaan evaluasi secara berkala terhadap protokol tersebut. Tujuannya melihat dan menentukan apa yang sudah berjalan dengan baik, serta sektor mana yang perlu ditingkatkan. “Selaku pengelola bandar udara, kami bekerja sama dengan berbagai instansi bandar udara, dalam merumuskan dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku untuk penumpang, karyawan, serta pengguna jasa secara umum,” ujarnya, belum lama ini.
Menurutnya, masih banyak temuan penumpang yang belum melengkapi diri dengan HAC karena penumpang masih mengisi kartu itu saat tiba di Terminal Kedatangan. Karena situasi terminal sering padat, hal itu membuat penumpang tidak dengan lengkap mengisi HAC tersebut.
Untuk mengatasi hal itu, pihaknya menilai pengisian HAC mestinya diisi melalui aplikasi yaitu eHAC Indonesia. Dengan demikian penumpang dapat melalui proses pemeriksaan dokumen kelengkapan diri dengan lebih cepat, sekaligus mencegah potensi terjadinya kepadatan penumpang. 023.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.