Orang Tua Harap Angkutan Siswa Gratis Segera Dioperasikan

Siswa menunggu jemputan dari keluarganya.
23 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Sejumlah pelajar SMP di Blahbatuh, Gianyar berharap jemputan dari orang tuanya segera datang. Bahkan ada sejumlah siswa yang pulang dengan jalan kaki. Pemandangan seperti ini ada setelah pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai lagi setelah Gianyar masuk PPKM Level III, tapi angkutan siswa gratis belum dioperasikan Pemkab Gianyar.

Salah seorang siswa SMPN 1 Blahbatuh, Putri, mengatakan, dulu biasanya dia berangkat dan pulang sekolah naik angkutan siswa gratis itu. Namun, sekarang harus diantar-jemput keluarga. Dia mengaku harus menunggu orangtua karena jarak rumah lumayan jauh dari sekolah. Apa lagi dalam PTM ini pelajaran hanya berlangsung beberapa jam.

Kan sebentar ini, kalau orangtua telanjur kerja ya nunggu tetangga biar dijemput,” keluhnya.

Salah satu orang tua siswa, Ketut Budi, berharap angkutan segara dioperasikan, mengingat program tersebut sangat bermanfaat untuk orang tua dan anak-anak sekolah. “Selain gratis, kami orangtua menjadi merasa aman kalau anak-anak sudah dijemput atau diantar angkutan. Kami juga jadi menjadi lebih leluasa menjalankan pekerjaan, mengingat pandemi mencari pekerjaan susah,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Gianyar, I Wayan Suamba, mengatakan, masih menunggu uji coba PTM selesai. Setelah uji coba pasti dioperasikan. “Yang jalan baru bus birunya, memang tidak menjangkau pelosok,” jelasnya.

Dikatakan, pengoperasian ini pun dengan catatan tidak ada lagi klaster pada PTM. “Semoga usai PPKM Level 3 berakhir tanggal 18 Oktober dan bisa normal, dengan catatan PTM tidak jadi klaster baru,” ungkapnya.

Dia membantah belum beroperasinya angkutan gratis itu karena terkendala anggaran. Pun mengklaim semua tinggal dieksekusi. “Tidak ada kendala, termasuk anggarannya aman. Tetap akan kami operasikan 204 angkot dan 12 bus,” tegasnya.

Selain itu, urainya, upah untuk sopir tidak ada pengurangan; sama seperti tahun sebelumnya yakni berkisar Rp5 juta per bulan. Perhitungannya, sopir dibayar per kilometer rute yang dilalui dengan rinciannya pembayaran di kisaran Rp5.500 sampai Rp6.500 per kilometer. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.