Optimalkan Satgas Gotong-royong, Koster Bakal Tambah Dana Desa Adat Rp50 Juta

Gubernur Bali Wayan Koster
195 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Desa adat yang ada di seluruh Bali sangat berperan penting dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi pemerintah. Salah satunya, percepatan penanganan Covid-19 ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster di sela-sela penyerahan Pararem Pencegahan dan Pengendalian Gering Agung di Gedung Gajah Jayasabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali di Renon, Denpasar, Kamis (9/7/2020).

Dalam upaya memutus penyebaran Covid-19, pihaknya pun meminta para bendesa adat se-Bali agar lebih meningkatkan kerjasama dengan kepala desa, kelurahan, dan juga para relawan yang ada.

Dengan demikian, lanjut Koster, maka tujuan bersama dalam penanganan pandemi ini bisa tercapai dengan maksimal.

“Dalam rangka memotivasi, mendorong, dan meningkatkan semangat para Satgas Gotong-royong Desa Adat, maka saya telah memperhitungkan dengan bapak Sekda. Kita akan memberikan tambahan dana untuk desa adat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dana tambahan tersebut akan digelontorkan pada perubahan APBD 2020, sebesar Rp50 juta untuk operasional Satgas Gotong-royong Desa Adat.

Ditemui seusai penyerahan pararem, gubernur asal Sembiran ini mengatakan, tambahan ini untuk 1.493 desa adat.

“Kecuali untuk desa adat yang ada di Kota Denpasar. Karena, sudah mendapatkan bantuan dana Rp10 miliar,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.