ODGJ dan Disabilitas Tercecer di Denpasar Divaksin Covid-19 di Tempat Tinggalnya

Pelaksanaan Vaksinasi ODGJ di Desa Pemogan, Denpasar Selatan
157 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Sebagian besar masyarakat di Kota Denpasar telah menerima vaksinasi Covid-19. Bahkan, saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar telah melampaui target.

Kendati demikian, Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat terus digencarkan. Penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tercecer atau tidak terdata menjadi fokus pemberian vaksin dengan metode jemput bola atau mendatangi langsung tempat tinggalnya (home visit).

Seperti yang dilakukan di Di Desa Pemogan Denpasar Selatan. Ada 10 ODGJ tercecer di sana yang divaksinasi Covid-19 secara home visit.

Hingga 5 November lalu, 970 penyandang disabilitas di Kota Denpsar telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Saat ini untuk vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar telah melampaui target. Sekarang kita menyasar masyarakat yang tercecer atau tidak terdata, utamanya penyandang disabilitas dan ODGJ,” jelas Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Kota Denpasar telah digencarkan sejak beberapa bulan yang lalu. Kali ini difokuskan bagi penyandang disabilitas maupun ODGJ yang tercecer atau tidak terdata.

“Kali ini yang tidak terdata saja, sehingga langsung dilaksanakan jemput bola atau home visit yang didahului dengan screnning untuk menentukan yang bersangkutan layak vaksinasi covid-19,” ujarnya.

Dewa Rai berharap, jika masih ada masyarakat Kota Denpasar yang tercecer atau tidak terdata dalam program vaksinasi covid-19 agar segera melapor ke Puskesmas terdekat.

“Sehingga sesegera mungkin dapat diberikan pelayanan vaksinasi Covid-19,” katanya. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.