Nelayan Asal Desa Penuktukan Hilang Saat Melaut

Upaya pencarian Indrawan, nelayan yang hilang diperairan laut Desa Penuktukan, Buleleng oleh tim Basarnas bersama tim gabungan.
212 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Seorang nelayan asal Banjar Belimbing, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng, bernama Nyoman Indrawan (38) dikabarkan hilang di tengah laut pada Minggu (11/10) sekitar pukul 17.30 Wita. Korban hilang akibat tenggelam ketika hendak mencari ikan bersama saudara iparnya di perairan laut wilayah desa setempat.

Hingga Senin (12/10) pencarian terhadap Indrawan masih terus dilakukan oleh tim Pos SAR Buleleng dibantu Sat Pol Air Polres Buleleng dan nelayan setempat. Dari informasi diterima, awalnya korban pergi melaut bersama iparnya yang bernama Made Adi Setiawan (34) sekitar pukul 16.30 Wita. Mereka berangkat ke tengah laut untuk mencari ikan menggunakan perahu kayu warna putih.

Saat itu posisi korban duduk di belakang perahu sebagai pengemudi, dan saksi Adi duduk di depan. Setelah perjalanan satu jam ke tengah laut, tiba-tiba Adi mendengar ada suara benda terjatuh di belakang. Saat ditengok ke belakang, Adi sudah mendapati korban tidak berada dan melihat korban sudah jatuh tenggelam ke dalam air laut dengan kondisi tidak bergerak.

Lantaran saksi tidak bisa mengendalikan perahu, perahu terus melaju ke depan hingga menjauhi korban. Setelah 100 meter menjauh, saksi sudah melihat korban tidak ada. Adi berusaha mengendalikan laju perahu hingga perahu akhirnya bergerak ke arah barat mengikuti arus laut. Karena panik, Adi langsung berusaha menghubungi rekan-rekannya yang berada di darat untuk membantu mencari korban.

Dibantu nelayan bernama Nengah Maliana, rekan-rekan nelayan lainnya lengkap dengan 4 perahu, langsung melakukan pencarian. Namun cuaca tidak bersahabat dan mendung serta memasuki malam, maka upaya pencarian sementara dihentikan.

Kasus hilangnya Indrawan lalu dilaporkan ke Pos SAR Buleleng dan Polsek Tejakula. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (12/10) sekitar pukul 07.00 Wita pagi, yang melibatkan 6 perahu dari nelayan setempat dan 12 orang petugas tim Pos SAR Buleleng dibantu Sat Pol Air Polres Buleleng.

“Sampai saat ini, tanda-tanda target kami cari belum ada. Untuk titik pencarian menuju ke arah 1 jam dari daratan. Pencarian terus kami lakukan,” terang Kepala Pos SAR Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan. Pencarian korban akan kembali dilanjutkan pada Selasa (13/10) hari ini. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.