Mobil dan Benda dari Besi Lainnya Juga Bisa Diupacarai Ketika Tumpek Kuningan

Seorang pemangku nganteb banten untuk mengupacarai mobil.
1,856 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Selain saat rahina Tumpek Landep, upacara terhadap mobil, motor, atau peralatan lainnya yang terbuat dari logam, bisa juga diupacarai ketika rahina Tumpek Kuningan. Hal itu disampaikan oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti.

“Kalau Tumpek Landep dikonsepkan dengan keris, tajam. Kemudian di Tumpek Kuningan dikonsepkan dengan properti, perkakas, alat-alat memudahkan manusia dalam kehidupan ini,” kata Ida Rsi Bhujangga kepada POS BALI, Selasa (17/12).

Sulinggih asal Sesetan ini menjelaskan, tidak salah umat melakoni ungkapan syukur terhadap keberadaan alat-alat itu saat Tumpek Landep ataupun Tumpek Kuningan. Hanya saja, yang harus dipahami bahwa yang paling utama saat Tumpek Landep adalah keris. Sementara kalau Tumpek Kuningan itu bukan memaknai ketajaman tersebut, tetapi hanya mengupacarai material atau kebendaaan dari alat-alat itu.

 “Kalau dicari dari purana, Kuningan itu perayaan kemenangan. Saat kuningan dilambangkan dengan simbol seperti ter (panah), tameng (perisai), endongan (bekal). Itulah bekal perjalanan. Lebih kepada hubungannya dengan properti atau perkakas, alat atau senjata yang dibawa manusia berperang dalam kehidupan. Kuningan simbolnya bendanya atau material, sedangkan Landep adalah pikirannya,” paparnya.

Ida Rsi Bhujangga menjelaskan, bebantenan dalam upacara juga adalah simbol dari dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan. Oleh karenanya, bukan banten yang utama dalam perayaan Tumpek tersebut khususnya Tumpek Landep dan Tumpek Kuningan. Tetapi bagaimana upacara yang dilaksanakan dapat meningkatkan pemahaman umat akan esensi hari raya tersebut.

“Kalau kita melaksanakan upacara, tetapi tidak tahu arti, fungsi, makna upacara tersebut, kan sama saja sesuatu yang mubazir atau sia sia. Yang penting adalah bagaimana kita memahami, mengertikan, dan melaksanakan konsep-konsep ajaran itu melalui diri sendiri terlebih dahulu. Bukan hanya sebagai simbol perayaan begitu saja,” tegasnya. rap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.