Minat Masyarakat Ikuti KB Berkurang Selama Pandemi

Acara pembukaan Program KB Kesehatan Semerter II di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (20/10).
345 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Program Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Semester II Tahun 2020 yang digelar oleh Kodim 1617 Jembrana pada Selasa (20/10) dilaksanakan di aula Kantor Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, Pemerintah, dan BKKBN dalam usaha meningkatkan kualitas kesehatan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Kabid KB, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Jembrana, I Putu Suarnita, dalam kesempatan ini mengatakan branding atau pembaharuan 10 program kegiatan BKKBN di antaranya logo BKKBN, dua orang anak cukup menjadi berencana itu keren, Mars KB, KKBPK menjadi Bangga Kencana, keluarga berencana menjadi keluarga berkualitas. Permasalahan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19 saat ini, di mana masyarakat takut datang ke fasilitas kesehatan (faskes) karena takut tertular Covid-19 sehingga minat masyarakat untuk mengikuti KB berkurang.

Ia menyampaikan kepada masyarakat jangan khawatir terkait pelayanan KB di Jembrana. Karena masyarakat dipastikan mendapat pelayanan serta dianjurkan mengurangi kegiatan di luar rumah karena dampak Covid-19 yang cenderung meningkat. “Sesuai imbauan pemerintah tunda dulu ke faskes selama Covid-19 jika tidak dalam kondisi gawat. Selalu tetap menerapkan protokol kesehatan di antaranya dengan 3M yaitu; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,” kata I Putu Suarnita.

Dandim 1617 Jembrana, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, dalam kesempatan ini mengatakan, program KB kesehatan merupakan salah program TNI di bidang kesehatan yang diselenggrakan oleh Kodim 1617 Jembrana setiap semester pada tiap tahun. Selain itu, sejumalah program kegiatan lainya juga sering dilaksanakan Kodim 1617 Jembrana seperti Bakti TNI serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya dengan merangkul elemen masyarakat maupun ormas-ormas yang ada. “Semua program ini tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif wilayah Kabupaten Jembrana,” ungkapnya.

Lebih lanjut Haruna mengatakan, untuk seluruh elemen masyarakat di wilayah Jembrana diharapkan, apabila ada permasalahan maupun hal hal menonjol lainnya agar jangan sungkan dan ragu untuk menyampaikan kepada babinsa yang bertugas di setiap desa. Babinsa akan meneruskan masukan maupun laporan tersebut kepada Danramil maupun Dandim sehingga permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan baik.  024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.