Menparekraf Sandiaga Pesan 120 Lembar Kain Gringsing untuk G20 Tahun Depan

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Tenganan Pagringsingan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, Jumat (24/9/2021). Desa ini bulan lalu telah terpilih menjadi salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia.
88 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Jumat (24/9/2021) mengunjungi Desa Tenganan Pagringsingan, Kecamatan Manggis, Karangasem yang bulan lalu telah dinobatkan menjadi salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia. Penobatan itu diharapkan bisa mengangkat potensi desa terutama tenunan gringsing sehingga memberi dampak pada meningkatkan perekonomian Karangasem ke depan.

Menparekraf, Sandiaga Uno membuka sambutan dengan berpantun. “Izinkan saya mulai dengan pantun. Maksud hati ingin memancing ikan. Apa daya udang yang didapat. Desa wisata Tenganan Pagringsingan jadi andalan. Untuk bangkitkan perekonomian masyarakat,” ujar Sandiaga di halaman Desa Tenganan. Ucapan jenaka Sandiaga disambut tepuk tangan hadirin.

Sandiaga mengapresiasi Bupati Karangasem dan jajarannya. Dia mengatakan, dalam giat desa wisata Indonesia bangkit sebagai konsep pariwisata berbasis komuintas, budaya dan adat. Sandiaga lantas kembali berpantun.

“Berwisata menuju daerah lembah, cakep. Banyak fauna dan floranya, cakep. Pak Bupati begitu banyak tempat di Bali yang indah, cakep. Namun Pak Sekda, Desa Wisata Tenganan Pagringsingan menjadi harapannya,” kata mantan cawapres ini.

Menparekraf juga memesen 120 lembar kain gringsing untuk dihadiahkan kepada para pemimpin dunia yang akan hadir pada perhelataan G20 di Bali tahun depan. Pesanan sebanyak itu akan mampu menyerap 400 perajin di Desa Tenganan. Dia juga berjanji akan segera mendaftarkan kain gringsing ke UNESCO —untuk menjadi warisan dunia.

Pembuatan kain gringsing membutuhkan waktu yang cukup lama terutama pada pewarnaan karena untuk mewarnai benang masih menggunakan alat tradisional. Dibutuhkan waktunya sekitar 1 tahun untuk pewarnaan benang saja. Istimewanya, pembuatan kain gringsing hanya ada 3 di dunia yaitu di Jepang, India, dan di Tenganaan.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana, menyambut bagi diresmikannya Desa Tenganan Pageringsingan sebagai salah satu dari 50 desa wisata terbaik di Indonesia. Gede Dana berharap agar prestasi ini bisa dipertahankan, sehingga desa ini tetap menjadi yang terbaik.

Dia mengajak semua pihak untuk menjaganya. “Pertama kebudayaan harus tetap dijaga jangan ada diubah-ubah. Kebersihan, kerapian, tamannya itu dijaga. Jangan sampai budayanya hilang karena dipengaruhi budaya lain. Hanya sekarang tinggal menata kerapian dan kebersihannya,” ujar Gede Dana. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.