Menko Airlangga Tinjau Kesiapan Infrastruktur Bandara Lombok Sambut WSBK dan MotoGP

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) didampingi Gubernur Zulkieflimansyah meninjau kesiapan infrastruktur di Bandara Internasional Lombok, Jumat (15/10/2021).
787 Melihat

MATARAM, posbali.co.id – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang event akbar dunia di Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, sudah berjalan dengan baik. Menurut Airlangga, event World Superbike (WSBK) dan MotoGP akan memberikan eksposur terhadap pariwisata dalam negeri. Utamanya di Mandalika International Street Circuit.

“Pastinya, gelaran WSBK di KEK Mandalika tentu saja akan memberikan eksposur yang luar biasa terhadap pariwisata dalam negeri. Ini proyek kedua terbesar setelah Nusa Dua, land bank yang sudah dikuasai ITDC sebesar 1.175 hektare,” ujar Airlangga kepada wartawan di Mataram, Jumat (15/10/2021).

Didampingi Gubernur NTB Zulkiflimansyah, Menko P Airlangga melihat kesiapan infrastruktur di Bandara Internasional Lombok. Proyek pengembangan fasilitas bandara ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Airlangga, proyek yang dibangun di Bandara Lombok, yakni fasilitas terminal, landside, termasuk perluasan terminal dan fasilitas penunjangnya. Selain itu, renovasi terminal eksisting, pengembangan fasilitas kargo, dan pembangunan Waving Gallery serta perluasan parkir penumpang. Kemudian, dibangun juga fasilitas Airside yang terdiri atas perpanjangan runway dan pengembangan fasilitas sisi udara (apron dan RET).

“Kita berharap proses renovasi tersebut dapat selesai sebelum penyelenggaraan World Superbike 2021 di Mandalika. Sebab, bandara merupakan salah satu pintu masuk utama bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para penonton event megah tersebut. Kapasitas bandara ini bisa menerima 7 juta penumpang per tahun,” jelas Airlangga.

Ia menyatakan, akses dari bandara menuju KEK Mandalika juga akan semakin cepat dan nyaman. Yakni, membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan kesiapan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 kilometer yang pembangunan fisiknya sudah mencapai 97 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Selain Bypass BIL-Mandalika yang sudah hampir selesai dibangun, jalan provinsi Kuta-Keruak juga berencana ditingkatkan kapasitasnya.

Sirkuit Mandalika memiliki panjang 4,3 km dengan 17 tikungan, ditambah dengan pemandangan alam perbukitan dan panorama laut biru yang spektakuler. Pembangunan sirkuit tersebut menggunakan teknologi aspal terbaru yakni Stone Mastic Asphalt (SMA). Hal ini akan menjadikannya sebagai salah satu sirkuit yang bisa menawarkan kecepatan 330 km per jam dengan tetap memiliki tingkat keamanan tinggi bagi pembalap. “Pantauan saya tadi, Alhamdulillah, sirkuit ini telah siap 100 persen,” ucap Airlangga.

Saat ini Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain pit building, paddock, medical facility dan race control building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober 2021.

Selain Bandara Lombok, disiapkan pula Pelabuhan Lembar untuk menjadi pintu akses masuk orang dan barang dari Jawa dan Bali. Pelabuhan Gili Mas disiapkan untuk mendukung aksesibilitas penumpang dari laut baik dengan cruise atau kapal pribadi dan dapat menampung akses kapal besar. PT Pelindo III telah sepakat untuk menggabungkan Pelabuhan Lembar dan Gili Mas menjadi satu kepabeanan KEK Mandalika.

KEK Mandalika bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB juga terus menggenjot persiapan fasilitas pendukung, seperti penginapan, rumah sakit, pelabuhan, dan peningkatan kapasitas jalan. Di kawasan Mandalika saat ini terdapat sekitar 700 kamar hotel. Jika ditambahkan dengan hotel di sekitar kawasan, tersedia sekitar 11.162 kamar.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB juga akan menjadi rumah sakit rujukan pertama untuk mendukung pelaksanaan WSBK. Saat ini sedang persiapan pembangunan helipad sebagai prasyarat WSBK 2021. Selain RSUD Provinsi NTB, rumah sakit internasional Mandalika juga terus dipercepat penyelesaiannya untuk dapat mendukung pelaksanaan acara.

Untuk mengantisipasi besarnya jumlah masyarakat yang akan hadir, Dinas Perhubungan Provinsi NTB akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan penutupan beberapa ruas jalan dan manajemen transportasi dengan penambahan shuttle bus. Shuttle bus disiapkan di pelabuhan dan bandara untuk masyarakat yang menuju kawasan WSBK.

Demikian pula dengan kantong parkir yang disediakan baik di sekitar kawasan WSBK seperti di area Masjid Nurul Bilad, parkir Hotel Novotel, Hub II parkir area sirkuit, maupun di bandara dan Pelabuhan. Seluruh gelaran acara WSBK juga akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Jumlah penonton akan dibatasi maksimal 25.000 orang dengan syarat telah menjalani vaksin dosis lengkap. Kru dan tim yang terlibat dalam WSBK pun diharuskan menjalankan karantina terlebih dahulu saat masuk ke Indonesia.

Sebagai bentuk nyata dampak langsung terhadap masyarakat maupun UMKM di sekitar Mandalika, diusulkan system bundling tiket penonton WSBK dengan paket wisata lokal dan merchandise produksi UMKM setempat. Di sekitar lokasi sirkuit juga telah direncanakan kegiatan pendamping berupa penyediaan lokasi bazar UMKM, pameran produk, festival kuliner, pertunjukan musik dalam skala kecil, dan pameran komunitas sebagai acara pendamping.

“Tentunya gelaran ini diharapkan mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan internasional, serta menarik devisa untuk negara. Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok, karena potensi ekonomi multiplier effect diperkirakan mencapai Rp500 miliar per tahun (event balap),” kata Menko Airlangga.

Dia juga telah mengunjungi Desa Wisata Sasak Sade yang menjadi partner ITDC dan Pemda sebagai tempat produksi merchandise WSBK Mandalika 2021. Hal ini menunjukkan kegiatan internasional akan menggerakkan perekonomian lokal. Di sana, Menko Airlangga meninjau proses pembuatan berbagai souvenir dan kain tenun etnik yang diawali dengan sambutan tarian tradisional. 031

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.