Menengok Prokes Area Bermain Anak di Bali

Penyemprotan Disinfektan di area bermain anak Element Family Fun di Denpasar
147 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Area bermain anak yang ada di mal dan tempat umum lainnya di Bali kini sudah dibuka setelah sempat ditutup karena kasus Covid-19 melonjak tinggi beberapa bulan lalu.

Area bermain ini biasanya menjadi pilihan favorit anak-anak untuk bermain. Namun, saat masa pandemi ini, orang tua mempertimbangkan aspek keselamatan anak dari potensi penularan Covid-19 di area bermain anak tersebut.

Hal ini pun yang tampaknya membuat area bermain anak-anak belum seramai seperti masa-masa sebelum Pandemi Covid-19.

Pengelola area bermain anak menyadari ini. Mereka harus bisa menjamin area bermain anak-anak itu tidak menjadi tempat penularan Covid-19. Karenanya, diterapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di area bermain anak-anak tersebut.

Salah satu area bermain anak yang disiplin menerapkan prokes adalah Element Family Fun. Element Family Fun ini ada di beberapa lokasi di Bali.

Bagaimana penerapan prokes di Element Family Fun ini tersebar di beberapa lokasi di Bali ini?

Marcomm Element Family Fun Area Bali Sulawesi, Ryan Adhittana Sogatha mengatakan area bermain anak selalu didesifektan.

Pihaknya juga menyediakan hand sanitizer. Pengunjung dewasa harus menggunakan masker. Sementara anak-anak diimbau untuk tetap menggunakan masker.

“Namun jika anak-anak tidak menggunakan masker itu pilihan diberikan ke orangtua yang mendampinginya,” jelas Ryan.

Sebagai antisipasi penularan Covid-19, pihaknya mau menerapkan pembatasan jumlah kunjungan. Hanya saja, sejauh ini, tanpa ada pembatasan, jumlah pengunjung memang sangat sedikit.

Misalnya dari kapasitas 50 orang, dapat pengunjung sampai 10 orang saja, kata dia, itu sudah beruntung.

“Tanpa dibatasi pun sudah terbatas. Seperti yang di Lippo Sunset, untuk kapasitas 50 orang yang masuk cuma lima orang, maksimal 10 sudah beruntung,” ujarnya.

Seorang Ibu rumah tangga, Atra, mengaku sangat selektif memilih area bermain anak untuk buah hatinya karena masih khwatir dengan penularan Covid-19.

“Biasanya pilih area bermain anak yang tidak terlalu ramai dan disiplin prokesnya,” ujar Atra. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.