Menengok Inovasi Pelayanan Adminduk selama Pandemi di Denpasar: Mudah Diakses dan Mencegah Penularan Covid-19

Peluncuran inovasi pelayanan Cetak Dokumen Adminduk di Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar
252 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Pemerintah Kota Denpasar telah membuat sejumlah inovasi dalam pelayanan publik selama Pandemi Covid-19 ini.

Inovasi itu, selain memberikan kemudahan pelayan publik kepada masyarakat, juga sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19.

Salah satunya adalah inovasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Inovasi ini dimulai tahun lalu, beberapa bulan sejak muncul kasus Covid-19 di Kota Denpasar.

Pemkot Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan layanan Taring Dukcapil, yakni sistem pendaftaran daring pelayanan adminduk bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Melalui layanan berbasis daring ini, warga yang mau mengurus Kartu Keluarga, e-KTP, Kartu Identitas Anak,
Paket akta kelahiran, Paket akta perkawinan, paket akta perceraian, paket akta Kematian, Surat Pindah Domisili, tak perlu datang Mal Pelayanan Publik (MPP), tempat pelayanan adminduk.

Dengan layanan Taring Dukcapil ini, pengurusan Adminduk bisa dilakukan dari mana saja secara daring. Caranya mudah, dengan mengakses website https://taringdukcapil.denpasarkota.go.id. Donwload formulir dan pengajuan berkas persyaratan dilakukan melalui website ini.

Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu repot datang ke MPP untuk mengurus Adminduk. Masyarakat bisa terhindar dari kerumunan. Penularan Covid-19 pun bisa dicegah.

Pantauan sebelum adanya layanan Taring Dukcapil ini, warga yang datang ke MPP masih banyak kendati sedang pandemi. Sebab, di MPP, selain melayani adminduk, juga melayani berbagai perizinan.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat hanya datang ke MPP saat pengambilan dokumen adminduk yang sudah selesai diproses. Tapi ini bersifat opsional. Sebab, dokumen Adminduk tertentu bisa dicetak secara mandiri di rumah.

Dokumen Adminduk bisa juga diantar ke rumah menggunakan jasa pengantaran GoJek. Pemkot Denpasar dan Gojek menjalin kerja sama terkait pengantaran dokumen Adminduk ini tak lama setelah peluncuran layanan Taring Dukcapil.

Kerja sama ini juga bagian dari upaya Pemkot Denpasar memudahkan pelayanan di masa pandemi Covid-19, dan tentunya mengindari kerumunan di MPP sehingga bisa mencegah penularan Covid-19.

Meika, warga Kota Denpasar mengaku dimudahkan oleh layanan Taring Dukcapil ini saat mengurus Adminduk pada masa Pandemi Covid-19. “Saat saya dan suami urus KIA dan perubahan KK, tidak perlu ke kantor Dukcapil atau Mall Pelayanan Publik. Cukup pakai layanan Taring Dukcapil,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan layanan ini sangat bagus pada masa pandemi ini untuk mencegah kerumanan dan mengurangi mobilitas warga.

“Pelayanan administrasi kependudukan secara daring ini, selain memudahkan masyarakat, juga kontributif untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya.

Inovasi pelayanan Adminduk ini tak berhenti pada layanan Taring Dukcapil. Kini Pemkot Denpasar meluncurkan inovasi baru, yakni pelayanan Cetak Dokumen Adminduk di Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar.

Inovasi untuk optimalisasi layanan Taring Dukcapil ini resmi diluncurkan pada 1 November 2021 di Desa Padangsambian Kelod.

Pada kesempatan tersebut langsung dilaksanakan uji coba pelayanan pencetakan dokumen kepada masyarakat di Desa Padangsambian Kelod lewat pelayanan pencetakan dokumen di desa/kelurahan tersebut.

Kadisdukcapil Kota Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata mengatakan, inovasi pelayanan cetak adminduk di desa/kelurahan ini merupakan optimalisasi inovasi sebelumnya yakni Taring Dukcapil dengan menggandeng desa/kelurahan.

Dengan begitu, kata Juli, pelayanan Disdukcapil semakin dekat dengan masyarakat yang tentunya bermuara pada optimalisasi pelayanan.

“Secara umum tujuanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan optimalisasi inovasi Taring Dukcapil, sehingga masyarakat diberikan banyak pilihan dalam proses pengurusan hingga pencetakan dokumen, jadi tidak perlu ke GSD hanya untuk mencetak saja,” kata Juli.

Ia berharap inovasi ini dapat mendukung pelayanan Adminduk bagi masyarakat Kota Denpasar. Terlebih lagi saat ini di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan penerapan disiplin protokol kesehatan.

“Sehingga masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke Kantor Disdukcapil,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, untuk saat pencetakan Adminduk yang bisa di layani di Desa/Kelurahan adalah Pencetakan Perbaikan KK, Pencetakan Biodata dan Surat Pindah. Secara bertahap akan dilaksanakan penyempurnaan sehingga pencetakan Dokumen Adminduk secara menyeluruh
dapat dilaksanakan di Desa/Kelurahan.

“Untuk saat ini pelayanan hanya difokuskan pada adminduk yang bersifat singel, sedangkan untuk pelayanan pencetakan adminduk bersifat paket yang berkaitan dengan KTP-e dan KIA masih harus dilaksanakan di Kantor Disdukcapil Kota Denpasar,” jelasnya.

Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra mengapresiasi inovasi Disdukcapil Kota Denpasar, yang memberikan kemudahan pelayanan masyarakat lewat program pencetakan dokumen adminduk di desa/kelurahan. Inovasi ini, kata dia, bisa mengurangi mobilitas masyarakat di tengah pandemi.

“Harapan kami semoga dengan diluncurkanya inovasi ini dapat mengurangi mobilisasi masyarakat, dan tentunya pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan lebih mudah dan cepat. Tentu layanan ini akan disambut baik oleh masyarakat,” katanya.

Warga Denpasar Wayan Sugawa menilai, layanan pencetakkan dokumen Adminduk di Desa/Kelurahan sangat membantu warga, khususnya yang tidak memiliki printer untuk mencetak sendiri.

“Sangat membantu dan memberikan kemudahan, semoga pelayanan ini terus dikembangkan, dan kedepan semua layanan adminduk termasuk pencetakan bisa dari desa/kelurahan saja,” kata Sugawa. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.