Mendagri Minta Seluruh Pemda Tangguh Hadapi Dampak Virus Corona

328 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Merebaknya virus Corona di negara Tiongkok, tidak dipungkiri berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain sektor pariwisata, sektor ekpor dan impor perdagangan juga terpengaruh akan virus pneumonia tersebut. Kendati demikian, seluruh Pemerintah Daerah diharapkan bisa tangguh menghadapi dampak tersebut. Sebab perintah pusat, terus berupaya melaksanakan sejumlah langkah dalam menghadapi cobaan tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Politik dan Pemerintahan Umum dan Deteksi Dini Mendukung Sukses Pilkada Serentak Tahun 2020 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (27/02).

Dipaparkannya, wisatawan Tiongkok menjadi pangsa pasar wisatawan yang mendominasi kunjungan pariwisata di Indonesia. Hal itu dikarenakan wisatawan Tiongkok sekarang ini middle classnya meningkat. Selain itu, Tiongkok menjadi rekan import-export nomor satu bagi Indonesia.  Dengan adanya wabah corona di Tingkok, maka itu akan berpegaruh cukup signifikan dan membuat perlambanan ekonomi. “Dengan adanya lock down di Tiongkok, kota-kota diisolasi, ini menimbulkan efek psikologis masyarakat di Tiongkok, terutama membuat mesin produksi menjadi lamban, pabrik dan kantor tutup. Ini pengaruhnya besar sekali, karena 1 persen penurunan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok akan berdampak sekitar 0,06 pelambanan ekonomi di kita, ini harus kita antisipasi bersama,” paparnya.

Tito meyakini, kesuksesan dalam menangani dampak virus korona, dapat menjadi jalan untuk mensukseskan Pilkada Tahun 2020. Sebab kesuksesan penanganan dampak korona dapat membuat situasi menjadi stabil, yang tentunya akan memberikan jalan yang mulus untuk Pilkada yang lancar. “Kalau terjadi gejolak yang tak teratasi, yang menimbulkan ada gejala sosial, maka ini akan membuat jalan tersebut berliku, berbatu, Pilkada menjadi sulit untuk dikelola,”jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan terkait arahan Presiden dalam menangani dampak virus korona, yaitu, Pemda diminta segera membelanjakan transfer dana dari Pusat kepada belanja modal dan barang, sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya agar uang beredar di masyarakat, agar ada daya tahan ekonomi masyarakat di daerah masing-masing. Kedua, seluruh Kementerian atau lembaga juga diminta untuk membelanjakan uangnya dengan segera, serta memonitoring penggunaan belanja di daerah. Sehingga akan terlihat mana yang realisasinya tinggi dan rendah. GAY

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.