Maling Nekat Satroni Rumah Fotografer Saat Pandemi Covid-19

ist/pintu jendela rumah korban yang diletakkan di teras rumah 
880 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Kondisi pandemi Covid-19 saat ini, seolah tidak membuat surut aksi maling yang menyatroni rumah warga. Senin (13/4) kemarin, rumah salah seorang fotografer profesional di jalan Asri Jati, Perumahan Taman Giri, Lingkungan Mumbul, Kelurahan Benoa, berhasil dibobol maling. Aksi maling yang diperkirakan berlangsung pada dini hari tersebut berhasil menggondol perangkat Apple Macbook Pro, uang tunai dan masker kain yang sedang dijemur di teras belakang rumah.

Selalu korban, Kadek Duwi Mertiana menerangkan saat kejadian pihaknya mengaku sedang tertidur bersama istrinya. Pihaknya bahkan tidak mendengar adanya tanda-tanda maling masuk ke rumahnya, namun sekitar pukul 03.00 atau 04.00 Wita warga sekitar mendengar adanya suara anjing yang menggong-gong. Sehingga diperkirakan pada saat itulah maling tersebut melakukan aksinya. “Saya baru ngeh saat menuju dapur. Disana saya menemukan dompet dan tas istri saya, padahal sebelumnya barang itu rasanya diletakkan di ruang tamu. Begitu saya cek jendela dapur, ternyata sudah dibobol. Jendela itu ditempatkan rapi di teras depan rumah, sementara di bagian kusen, tampak bekas congkelan,”paparnya.

Berkaca dari mahirnya aksi maling tersebut, pihaknya memperkirakan maling tersebut sudah sangat berpengalaman. Apalagi bekas congkelan jendela tersebut hampir sangat sedikit tertampak. Akibat kejadian tersebut pihaknya memperkirakan kerugian yang dialaminya berkisar puluhan juta. “Saya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan kepala lingkungan. Petugas kepolisian juga sudah datang untuk lakukan pengecekan TKP,”imbuhnya.

Sementara, Kepala Lingkungan Mumbul Nyoman Astawa membenarkan kejadian tersebut. Sepengetahuan pihaknya, kejadian tersebut menjadi pencurian keempat kalinya yang terjadi di wilayahnya belakangan ini. Pihaknya sendiri mengaku belum mengetahui apakah kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama. Namun pihaknya menduga pelaku pencurian tersebut sudah mempersiapkan secara matang aksinya. Sebab pencurian itu terjadi bertepatan dengan ketiadaan patroli pecalang yang biasanya dilaksanakan hampir setiap hari. “Yang jelas ini sudah sangat meresahkan. Apalagi itu terjadi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Jadi saya dorong pihak kepolisian untuk segera menemukan pelakunya,”terangnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.