Mabuk, Aniaya Teman Hingga Tewas

Polisi memasang police line di lokasi kejadian pembunuhan di wilayah Desa Banjar, Buleleng.
251 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Kasus dugaan pembunuhan terjadi di Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Senin (8/2/2021) sore. Korbannya adalah Kadek Sutarjana warga setempat yang tewas dibunuh di rumahnya sendiri oleh temannya ketika asyik minum-minuman beralkohol.

Menurut informasi diterima, korban yang sudah berusia paruh baya ini diduga dibunuh oleh temannya sendiri menggunakan benda tumpul. Korban mengalami luka cukup serius pada bagian kepala dan beberapa gigi korban juga lepas.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, mengatakan, peristiwa naas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Saat itu korban dan pelaku memang sedang minum-minuman keras. “Setelah kami mendapat informasi adanya orang berkelahi, saya langsung menugaskan tim untuk turun kelapangan. Ketika di lokasi korban sudah ditemukan meninggal dunia” kata Kompol Agus Dwi.

Sejumlah barang bukti yang diduga untuk memukul korban saat ini telah diamankan termasuk beberapa botol minuman keras. Selain itu, Polsek Banjar juga mengamankan satu orang saksi untuk digali keterangannya. “Korban mengalami luka robek bagian wajah dan gigi lepas saat ini korban dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa tim medis,” jelas Kompol Agus Dwi.

Polisi saat ini sudah mengantongi informasi pelaku yang diduga tega membunuh bapak dua anak ini. “Saat ini pwlaku sudah dilakukan pengejaran, terduga pelaku yakni berinisial L,” ujar Kompol Agus Dwi.

Sementara istri korban yakni Ketut Widani mengaku, saat kejadian itu berlangsung dirinya diminta untuk pergi memasang nomor togel oleh pelaku. Namun saat tiba di rumah, Widani terkejut melihat suaminya sudah dipukul-pukul oleh pelaku.

Lantaran takut, Widani pun memilih berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. “Saya lari, karena kasihan melihat suami saya. Yang pukul suami saya sebelumnya memang tidak pernah kesini. Suami saya juga gak pernah ada masalah sebelumnya,” pungkas Widani. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.