Luwir Wiana : Kembalikan Sistem Belajar Seperti Semula, Disiplin Jalankan Prokes

Luwir Wiana. Foto: ist
447 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Seiring penerapan budaya kehidupan baru di Kabupaten Badung, proses belajar mengajar diimbau untuk kembali seperti sektor lain. Siswa tidak lagi belajar daring melainkan langsung belajar di sekolah dalam ruang kelas.
Hal tersebut perlu dilakukan melihat perkembangan situasi di masyarakat. Dimana akibat pandemi Covid-19 membuat sektor perekonomian masyarakat memprihatinkan. “Jangankan membeli paket kuota internet untuk belajar di rumah, beli beras saja sudah susah,” kata Anggota DPRD Badung, Wayan Luwir Wiana, Minggu (26/7).
Selain kendala kuota internet yang memberatkan ekonomi keluarga, ada juga warga yang tidak memiliki ponsel pintar. Sehingga tidak mendukung pembelajaran daring. Terlebih dalam pembelajaran daring diperlukan bimbingan orang tua. Sementara orang tua mencari nafkah memenuhi kebutuhan hidup.
‘’Saya mendorong agar sistem belajar mengajar segera dikembalikan sebagaimana biasa. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) seperti mengenakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta jaga jarak,’’ tegasnya.
Seandainya pembelajaran belum kembali ke konvensional, pihaknya meminta agar keterbatasan yang dialami maayarakat khususnya orang tua siswa bisa dibijaksanai, minimal SPP. Hal itu untuk sekolah swasta, karena banyak siswa belajar daring, tapi bayar SPP-nya masih tetap tinggi. ‘’Ini tentu sangat memberatkan. Mungkin ini bisa diringankan, baik itu pihak sekolah sendiri, ataupun subsidi dari pemerintah,” tegasnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.