Luncurkan Kampung Sehat Jilid 2, Gubernur NTB: Kesehatan-Ekonomi Jadi Perhatian

Gubernur NTB Zulkieflimansyah didampingi Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal (kiri) dan Danrem 162/WB, Brigjen TNI Rizal Ramdhani saat meluncurkan Kampung Sehat Jilid 2 di Mapolda NTB, Kamis (18/2/2021).
169 Melihat

MATARAM, posbali.co.id – Kampung Sehat jilid 2 yang berhasil menekan angka Covid-19 diluncurkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, di Lapangan Tenis Polda NTB, Kamis (18/2), bersama Kapolda NTB, Danrem yang juga dihadiri para Plh Bupati dan Wali Kota, para Kapolres dan Dandim se-NTB.

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo bahwa aspek kesehatan terhadap pencegahan Covid-19, sejatinya bukan hanya persoalan kesehatan saja, namun ada dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pandemi tersebut. “Dan itu, harus tetap mendapat perhatian kita bersama,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Bang Zul menuturkan pengalamannya saat turun ke desa-desa. Di setiap desa yang dikunjunginya, hampir semua masyarakatnya tak takut dengan Corona. Namun sebaliknya masyarakat desa lebih takut akan kehilangan pekerjaan. “Kata orang desa tak takut sama Corona karena matinya belum pasti, tapi kalau kehilangan pekerjaan lambat-laun kami seperti mati dalam hidup. Ini yang perlu diperhatikan,” tegas Gubernur.

Menurut Bang Zul, masyarakat tak perlu takut terkena Corona, namun harus berusaha maksimal untuk tetap menjaga imun agar tidak terganggu pikirannya lantaran terkena Covid-19. “Jika ini kita lakukan, ada harapan sembuh di ujung terowongan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu. Gubernur sempat mencontohkan, Danrem 162/WB sebagai penyintas Covid-19 saat dilakukan isolasi mandiri selalu riang sehingga imun terjaga dan beban psikologis akibat terpapar Corona dengan sendirinya akan hilang. “Ini adalah salah satu cara untuk cepat sembuh dari Covid seperti yang dilakukan Pak Danrem,” ungkapnya.

Gubernur menjelaskan, peluncuran Kampung Sehat 2 sangat penting lantaran momentumnya sangat tepat sebagai social marketing untuk mengkampanyekan kembali cara merubah paradigma masyarakat terhadap Covid-19 yang harus dihadapi. Bahkan, berani dilawan dengan cara berusaha maksimal bila terkena Covid-19 dan tidak berakhir dengan kematian.

Selain itu, lanjut dia, merupakan momentum agar masyarakat tak takut lagi dengan Covid-19. Di mana, Covid-19 menjadi warning (peringatan) untuk tetap meningkatkan kewaspadaan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Dengan demikian masyarakat akan tetap sehat dan di balik Covid-19 ini akan membawa keberkahan bagi masyarakat NTB,” ungkap Bang Zul.

Gubernur juga menyinggung pelaksanaan MotoGP di KEK Mandalika, di mana Presiden melalui Menparkeraf menginginkan agar bisa digelar 2021 ini dan memiliki banyak penonton. Karena itu, momentum Hari Kebangkita Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2021 mendatang bisa dirayakan agar masyarakat NTB memiliki semangat baru bahwa di NTB tetap berdamai, bersahabat dengan Covid-19. Sehingga, MotoGP bisa terselenggara dengan aman dan nyaman. “Diharapkan musibah yang menimpa kita dijadikan sebagai awal kebangkitan NTB di masa yang akan datang,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengungkapkan, masyarakat membutuhkan suasana baru keluar dari rutinitas harian yang membosankan dan mencari konsep dengan gairah baru. Karena itu, Kampung Sehat Jilid 2 ini bisa membangkitkan semangat masyarakat agar masyarakat bergiat lagi untuk melombakan kampungnya.

“Vaksinasi menjadi semangat Kampung Sehat Jilid 2. Di mana semua stakeholder harus menyukseskan vaksinasi dengan menyiapkan vaksinator untuk membantu pemerintah daerah. Kita sudah dan tengah melatih vaksinator-vaksinator yang siap digerakkan untuk membantu Pemda dalam melakukan vaksinasi kepada masyarakat,” kata Iqbal.

Kapolda juga menjelaskan, Kampung Sehat 2 ini mengedepankan upaya yang dilakukan pemerintah pusat seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Di mana, di NTB diadopsi dengan berbasis kampung/desa. “Karena itu diminta sinergitas TNI-Polri di kabupaten-kota se-NTB bersama Bupati/Wali Kota bisa mendedikasikan anggotanya untuk penanggulangan Covid-19 ini,” jelas Iqbal.

Terpisah, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Rizal Ramdhani, memberikan semangat kepada para penyintas Covid-19 ataupun yang tengah menjalani isolasi mandiri untuk tetap termotivasi agar sembuh dari Covid-19 ini. Danrem bersama jajarannya hingga Babinsa mendukung program kampung sehat yang menjadi instrumen penting dalam menekan penularan Covid-19. “Kami dukung sepenuhnya Kampung Sehat dan mendukung Pemda NTB dalam penanganan Covid-19 ini. TNI akan bersiergi dengan stakeholder dalam rangka penanganan Covid-19. Kami bertekad untuk membantu menurunkan tingkat mortalitas di NTB, meningkatkan kesembuhan di atas rata-rata nasional,” tandas Danrem. 031

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.