LPPM Unud Salurkan Sembako kepada Warga Terunyan dan Pempatan

Penyaluran bantuan paket sembako dari LPPM Unud untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli.
948 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Dalam upaya membantu meringankan beban korban yang terdampak bencana gempa bumi 4,8 magnitude yang terjadi 16 Oktober 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) melaksanakan pengabdian institusi dalam hal mitigasi bencana. Pengabdian dilakukan dengan menyalurkan donasi berupa paket sembako yang dibagikan pada dua titik lokasi yaitu di Desa Terunyan tepatnya di Posko Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dan di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Kedatangan Tim LPPM Unud di Desa Pempatan, Kamis (21/10/2021) disambut hangat oleh Perbekel Desa Pempatan, I Nengah Suta. Perbekel mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan mengingat kondisi ekonomi masyarakat sedang lemah dalam masa pandemi Covid-19. “Bantuan ini dengan situasi di masyarakat terutama di Desa Pempatan, sangat berguna sekali,” kata Nengah Suta.

Ketua LPPM Unud, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., mengatakan, jumlah bantuan sembako yang disalurkan di Desa Pempatan dan Desa Terunyan masing-masing sebanyak 157 paket. “Isinya kurang lebih ya ada beras, ada minyak, ada roti, ada mie, yang bisa digunakan oleh masyarakat dalam waktu yang singkat,” ucapnya. Dia berharap bantuan ini bisa meringankan masyarakat paling tidak dalam satu atau dua minggu ke depan dan bisa sampai ke masyarakat sesuai dengan jadwal yang memang sudah diatur oleh Satgas Penanggulangan Bencana di masing-masing kabupaten.

I Kadek Agus Sutapa selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli menyampaikan situasi Posko Lapangan Darurat Bencana Gempa Bumi di Kedisan saat ini cukup sibuk karena proses loading barang keluar-masuk sedang berjalan. Bersama tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Perhubungan, Basarnas, dan relawan, pihaknya telah bekerja mulai begitu terjadinya gempa. Agus berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan donasi dan dukungan logistik kepada masyarakat, baik dari perorangan, organisasi maupun lapisan pemerintah, termasuk LPPM Unud atas wujud empatinya.

“Mudah-mudahan dengan dukungan paket bantuan yang disalurkan hari ini semoga bisa meringankan warga kita yang di seberang danau saat ini posisinya tidak dalam kehidupan normal,” tambahnya. Agus juga mengatakan saat ini terdapat tiga desa yang terisolir yakni desa Terunyan, Abang Songan, dan Abang Batudinding, akibat akses jalur darat yang masih rawan longsor sehingga diubah melalui jalur air atau danau.

Untuk membantu upaya pemulihan bencana, LPPM Unud berencana untuk melanjutkan bantuannya dalam bentuk penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada periode berikutnya di bulan Februari-Maret 2022. “Harapan kami nanti terus berlanjut, ini tidak hanya berhenti dalam bentuk penyerahan bantuan, tapi akan kami tindaklanjuti dengan satu (penempatan) mahasiswa KKN, kedua nanti ada juga beberapa pengajuan dosen yang akan kami arahkan ke lokasi-lokasi ini sesuai dengan bidangnya masing-masing,” jelas Prof. Suarsana. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.