LPPM Unud Dampingi Masyarakat Desa Ngis Kembangkan Desa Wisata

Kegiatan pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem, Sabtu (12/12/2020).
164 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Sabtu (12/12/2020). PKM ini diisi dengan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan ternak/hewan, pendampingan desa wisata, serta pendampingan penataan lingkungan berbasis tanaman upakara.

Ketua LPPM Unud Prof. I Gde Rai Maya Temaja, menuturkan, LPPM Unud rutin melaksanakan PKM dan diseminasi hasil-hasil penelitian yang ditujukan untuk masyarakat. Meskipun di tengah pandemi, pihaknya tetap melaksanakan kegiatan PKM dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes). “Walaupun sedang dalam keadaan pandemi, namun kita tetap melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam jumlah terbatas dengan grup-grup kecil. Jadi, kita menyebar serta tidak lupa mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan dengan mengajak masyarakat cek kesehatan di Kantor Desa Ngis. Jarak antarwarga yang melakukan cek kesehatan diatur sesuai prokes, wajib masker, dan cuci tangan, serta penggunaan alat pelindung diri bagi petugas medis. Adapun pelayanan kesehatan ternak/hewan dilakukan dengan mengunjungi rumah-rumah warga untuk memberikan pendampingan pemeliharaan ternak/hewan yang baik. Tim LPPM Unud turut menyiapkan tanamanan upakara untuk ditanam di sejumlah titik di wilayah desa.

Masyarakat dan tokoh adat Desa Ngis sendiri berkomitmen mengembangkan desanya menjadi desa wisata. Oleh karena itu, LPPM Unud memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk mengembangkan desa wisata, termasuk pengelolaan budidaya komoditas unggulan desa tersebut. “Tentu pendampingan kami tidak hanya sampai hari ini saja. Pendampingan tetap akan kami lakukan dengan kerja sama lebih lanjut dalam perancangan masterplan desa wisata, melalui pengabdian LPPM kami selanjutnya maupun kuliah kerja nyata (KKN),” lanjut Prof. Rai.

Perbekel Desa Ngis, I Made Parwata, mengatakan, pihaknya saat ini sedang memprioritaskan pengembangan desa wisata. Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah agar desa mampu memanfaatkan dana desa untuk pengembangan desa wisata. Masyarakat desa setempat tahun ini telah membangun akses jalan menuju tempat wisata yang mereka beri nama Bukit Bulgari. Ke depan akan dibangun fasilitas pendukung serta manajemen pengelolaannya.

“Kami berharap dengan pendampingan dari LPPM Universitas Udayana dapat membantu kami mengembangkan Desa Ngis sebagai desa wisata, termasuk juga pembuatan master plan. Kami juga menyambut baik nantinya ada mahasiswa KKN di desa kami agar kami juga dibantu mengembangkan desa,” ucap Parwata. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.