LPM Desa Batubulan Kangin Kumpulkan 2 Ton Sampah Plastik

Warga Batubulan Kangin menukarkan sampah plastik dengan beras, Minggu (16/8).
709 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, LPM Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Gianyar menggelar aksi tukar sampah plastik dengan beras dan ketela madu. Dalam aksi yang digelar pada Minggu (16/8), berhasil mengumpulkan 2,1 ton sampah plastik dan kardus.

Ketua LPM Desa Batubulan Kangin, Gde Ada, mengatakan, aksi tukar sampah dengan beras dan ketela madu ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. “Dalam meneriahkan HUT Kemerdekaan RI, kita ingin kegiatan yang positif dan bermakna. Salah satunya menukar sampah plastik dengan beras,” katanya.

Ada mengatakan, dalam kegiatan yang berlangsung sehari tersebut pihaknya berhasil mengumpulkan 2,1 ton sampah plastik dan kardus. Sedangkan beras yang dikeluarkan untuk penukar sampah, sebanyak 500,5 kg dan 25 kg ketela madu. “Kegiatan ini disambut baik oleh warga,” ungkapnya.

Lanjut Ada, pada zaman perjuangan, para pahlawan berperang melawan penjajah. Namun, saat ini di zaman modern, berjuang melawan sampah plastik. “Ini merupakan salah satu cara kami untuk memerangi sampah plastik. Kami juga terus mengedukasi warga agar mengurangi penggunaan plastik,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Gianyar asal Batubulan Kangin, Wayan Suwarjaya, mengatakan, sebaiknya sampah mulai dipilah dari rumah. Dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, akan membantu menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan. “Karena itu, sebaiknya olahlah sampah dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga,” jelasnya.

Menurut mantan Kepala Desa Batubulan Kangin ini, sampah merupakan persoalan bersama dan setiap hari menghasilkan sampah. Suka dan tidak suka, harus memulai untuk mengatasinya. “Jangan hanya mengandalkan pemerintah saja. Pemerintah sifatnya hanya membina dan memfasilitasi,” ujarnya.

Untuk itu, anggota Fraksi PDIP DPRD Gianyar ini, mengajak warga untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya. “Kalau sampah rumah tangga, olahlah sampah itu dari rumah, jangan langsung dibuang ke TPA,” pungkasnya.

Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, menyambut baik kegiatan tukar sampah plastik dengan beras. Diakuinya, dengan dijadikannya beras sebagai kompensasi menukar sampah plastik, menjadikan warga merasa lebih terhormat dan jerih payahnya dihargai. “Tentu sangat efektif, pertama mengajak setiap orang terlibat dalam merawat lingkungannya, di samping itu kegiatan ini lebih terhormat karena jerih payah merawat lingkungan diberikan kompensasi beras sebagai motivasi,” katanya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.