Lomba Busana Adat ke Kantor, Sari Galung: Partisipasi Kader PDI Perjuangan Dukung Pergub 79/2019

Koordinator Lomba, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos.,
273 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Perekonomian Bali sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Karena, Bali yang mengandalkan sektor pariwisata saat ini sedang sepi kunjungan wisatawan mancanegara akibat ditutupnya penerbangan internasional.

Menyikapi kondisi tersebut, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berupaya untuk membangkitkan perekonomian, khususnya pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dengan menggelar Lomba Desain Kreasi Busana Adat Ke Kantor Pakem Bali.

Koordinator Lomba, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., menuturkan, lomba ini juga sebagai momentum HUT ke-48 PDI Perjuangan dengan tema “Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan”.

Menurutnya, lomba ini merupakan implementasi visi Gubernur Bali Wayan Koster, ‘Nangun Sath Kerthi Loka Bali’ untuk mewujudkan Bali Era Baru

Dia menjelaskan, lomba ini sebagai tanggung jawab seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai dalam mengimplementasikan Pergub Bali No. 79 tahun 2018 terkait penggunaan busana adat Bali sesuai etika dan estetika budaya Bali dan karakter bangsa. Serta Surat Edaran Gubernur Bali No. 04 tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Ikat atau Endek Bali.

“Payung hukum ini sebagai upaya nyata pemerintah dalam melestarikan busana adat Bali dan kain tenun tradisional Bali yang kini telah mengalami degradasi.

Kata dia, lomba ini merupakan implementasi tanggungjawab seluruh simpatisan, anggota dan kader partai PDI Perjuangan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan nusantara terutama budaya Bali,” beber Sari Galung.

Dia menambahkan, sebagai kader PDI Perjuangan sudah hal wajib untuk mensosialisasikan penggunaan busana adat yang sesuai dengan pakem. Di mana dalam pakem tersebut terkandung filosofi mendalam yang menjadi warisan serta tradisi dari para leluhur.

Karena lomba ini juga memberikan kesempatan berkreasi para generasi muda untuk menuangkan bakatnya walau dalam situasi pandemi dan dalam upaya meningkatkan kreativitas anak-anak sekolah dan mahasiswa sekaligus melestarikan keragaman kebudayaan bangsa terutama busana adat pakem Bali secara berkelanjutan.

Lanjut dia, lomba ini melibatkan 136 peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa se-Bali yang mendaftar melalui 9 DPC PDI Perjuangan Kabupaten /Kota. Selanjutnya pemenang dalam ajang lomba ini harus mengimplementasikan desain kreasinya dalam bentuk busana siap pakai dan rencananya akan diperagakan pada puncak peringatan bulan Bung Karno, Juni 2021 mendatang.

“Setiap pemenang berhak atas hadiah uang tunai dan piagam penghargaan,” ujarnya sembari berharap kegiatan lomba ini dapat membangkitkan ekonomi di Bali khususnya Busana Adat Bali, dan juga berharap desain kreasi dari peserta lomba bisa dipakai di berbagai instansi dan tentunya dipakai pula oleh kader kader PDIP Bali. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.